Artikel Ilmiah : I1C022033 a.n. MARIA REGINA DIVA FITRIANI
| NIM | I1C022033 |
|---|---|
| Namamhs | MARIA REGINA DIVA FITRIANI |
| Judul Artikel | Kajian Pola Peresepan Ramuan Jamu Saintifik Pasien Hipertensi pada Klinik Saintifikasi dan Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) di Kalibakung Kabupaten Tegal |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Program Saintifikasi Jamu dikembangkan untuk membuktikan keamanan dan khasiat jamu melalui pendekatan ilmiah. WKJ Kalibakung Kabupaten Tegal menerapkan ramuan jamu saintifik pada pasien hipertensi sehingga diperlukan kajian pola peresepan untuk mengetahui penggunaan tanaman herbal dan kombinasi simplisia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif terhadap resep dan rekam medis 100 pasien hipertensi di WKJ Kalibakung Kabupaten Tegal periode Januari– Desember 2024. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan karakteristik pasien, jenis tanaman herbal, dan kombinasi simplisia. Sebanyak 100 pasien menghasilkan 134 resep dengan 7 formula kombinasi tanaman herbal. Formula terbanyak terdiri atas meniran (Phyllanthus niruri), temulawak (Curcuma xanthorrhiza), kumis kucing (Orthosiphon aristatus), pegagan (Centella asiatica), seledri (Apium graveolens), dan kunyit (Curcuma longa) sebesar 82,09%. Tanaman yang paling sering digunakan yaitu temulawak (93,28%), kunyit (92,54%), dan pegagan (79,10%). Kombinasi simplisia berpotensi memberikan efek farmakologis yang saling mendukung, namun perlu perhatian terhadap potensi gangguan gastrointestinal pada kombinasi kunyit, jahe, kencur, dan temulawak serta peningkatan aktivitas diuretik pada kombinasi kumis kucing dan alang-alang. Pola peresepan ramuan jamu saintifik hipertensi di WKJ Kalibakung menunjukkan variasi kombinasi tanaman herbal yang didominasi oleh tanaman dalam pedoman Saintifikasi Jamu. Kombinasi simplisia berpotensi mendukung efek terapi, tetapi pemantauan keamanan tetap diperlukan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Jamu is a traditional herbal medicine that has been used for generations in Indonesia, and the Jamu Scientification Program was developed to prove its safety and efficacy through a scientific approach. WKJ Kalibakung, Tegal Regency, applies scientific jamu formulations to hypertensive patients, making it necessary to study prescribing patterns to determine the use of herbal plants and simplicia combinations. This descriptive observational study used a retrospective approach to prescriptions and medical records of 100 hypertensive patients at WKJ Kalibakung, Tegal Regency, during January–December 2024, using a total sampling technique, with data analyzed descriptively based on patient characteristics, types of herbal plants, and simplicia combinations. A total of 100 patients generated 134 prescriptions with 7 herbal plant combination formulas, the most common consisting of meniran (Phyllanthus niruri), temulawak (Curcuma xanthorrhiza), kumis kucing (Orthosiphon aristatus), pegagan (Centella asiatica), celery (Apium graveolens), and turmeric (Curcuma longa), accounting for 82.09%. The most frequently used plants were temulawak (93.28%), turmeric (92.54%), and pegagan (79.10%). Simplicia combinations potentially provide mutually supportive pharmacological effects, though attention is needed regarding potential gastrointestinal disturbances in the combination of turmeric, ginger, kencur, and temulawak, as well as increased diuretic activity in the combination of kumis kucing and alang-alang. The prescribing pattern of scientific jamu formulations for hypertension at WKJ Kalibakung shows variation in herbal plant combinations dominated by plants included in the Jamu Scientification guidelines, and while these combinations potentially support therapeutic effects, safety monitoring remains necessary. |
| Kata kunci | Hipertensi, jamu saintifik, pola peresepan, simplisia, tanaman herbal. |
| Pembimbing 1 | apt.Vitis Vini Fera Ratna U., M.Sc. |
| Pembimbing 2 | apt. Eva Dania Kosasih., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2026-08-28 11:39:08.22222 |