Artikel Ilmiah : F1D020023 a.n. MUHAMMAD SALMAN ALFARITSI

Kembali Update Delete

NIMF1D020023
NamamhsMUHAMMAD SALMAN ALFARITSI
Judul ArtikelIDENTITAS KOLEKTIF DAN JARINGAN GERAKAN: Analisis Gerakan Sosisla Baru Koalisi Pejalan Kaki Kota Bandung dalam Membingkai Ulang Hak Ruang Kota
Abstrak (Bhs. Indonesia)Trotoar di Kota Bandung masih menghadapi persoalan fasilitas yang belum memadai serta kontestasi ruang dengan berbagai aktor, seperti PKL dan kendaraan. Kopeka Bandung hadir sejak 2014 sebagai gerakan sosial baru yang memperjuangkan hak pejalan kaki, namun mengalami pasang-surut gerakan. Penelitian terdahulu telah mengkaji kondisi fasilitas fisik pejalan kaki di Kota Bandung serta strategi framing dan pemanfaatan media sosial Kopeka di kota lain. Namun, penelitian tersebut belum secara mendalam mengkaji proses internal gerakan, yakni bagaimana identitas kolektif dibangun dan direkonstruksi lintas generasi aktor, serta bagaimana jaringan gerakan dipertahankan di tengah dinamika pasang-surut hingga mampu muncul kembali ke permukaan. Artikel ini bertujuan mengisi kekosongan tersebut dengan menganalisis pemaknaan trotoar sebagai arena simbolik, pembentukan identitas kolektif, serta jaringan dan strategi gerakan Kopeka Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, studi dokumentasi serta media sosial, dan dokumen sekunder penelitian terdahulu, dianalisis dengan model interaktif, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi data, dengan kerangka teori identitas kolektif Melucci (1989), dipadukan dengan produksi ruang dan hak atas kota dari Lefebvre (1991;1996). Hasil penelitian ini menunjukkan identitas kolektif Kopeka Bandung terus direkonstruksi melalui relasi pertemanan dan struktur organisasi fleksibel lintas generasi, sementara trotoar dimaknai sebagai ruang yang dihidupi secara relasional dengan penolakan terhadap infrastruktur yang meminggirkan pejalan kaki. Gerakan ini bergerak dengan aksi langsung, advokasi, serta media sosial dengan fase visible dan fase laten yang dijaga oleh Kopeka Nasional sebagai submerged networks.
Abtrak (Bhs. Inggris)Sidewalks in Bandung City still face issues regarding inadequate facilities and spatial contestation involving various actors, such as street vendors and vehicles. Kopeka Bandung emerged in 2014 as a new social movement advocating for pedestrian rights, though it has experienced fluctuations in its activity levels. Previous research has examined the physical condition of pedestrian facilities in Bandung and Kopeka’s framing strategies and social media usage in other cities. However, such research has not deeply explored the movement's internal processes—specifically how collective identity is constructed and reconstructed across generations of actors, and how the movement's network is sustained amidst these fluctuations, enabling it to resurface. This article aims to fill this gap by analyzing the conceptualization of sidewalks as a symbolic arena, the formation of collective identity, and the networks and strategies of Kopeka Bandung. The study employs a qualitative approach using a case study method—drawing on in-depth interviews, field observations, documentation and social media analysis, and secondary documents from prior research—analyzed via an interactive model and validated through data triangulation. It utilizes Melucci’s (1989) collective identity theory framework, integrated with Lefebvre’s (1991; 1996) concepts of the production of space and the right to the city. The findings reveal that Kopeka Bandung’s collective identity is continuously reconstructed through friendships and a flexible, intergenerational organizational structure, while sidewalks are perceived as spaces brought to life through relationships, in opposition to infrastructure that marginalizes pedestrians. The movement operates through direct action, advocacy, and social media, spanning visible and latent phases—the latter maintained by Kopeka National as "submerged networks."
Kata kunciGerakan Sosial Baru, Identitas Kolektif, Produksi Ruang, Koalisi Pejalan Kaki
Pembimbing 1Oktafiani Catur Pratiwi, S.IP., M.A.
Pembimbing 2Drs. M. Soebiantoro, M.Si.
Pembimbing 3Chanifia Izza Millata, S.IP., M.IP.
Tahun2026
Jumlah Halaman35
Tgl. Entri2026-08-28 11:09:02.107368
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.