Artikel Ilmiah : A0A021055 a.n. TEGAR EKA SAPUTRA

Kembali Update Delete

NIMA0A021055
NamamhsTEGAR EKA SAPUTRA
Judul ArtikelIMPLEMENTASI PENYULUHAN BERBASIS DEMONSTRASI PADA KWT
SETIATANI DALAM BUDIDAYA TANAMAN CAISIM (Brassica juncea L.)
DI DESA KARANGRAU KECAMATAN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penyuluhan pertanian merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan inovasi budidaya. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah penyuluhan berbasis demonstrasi karena memberikan kesempatan kepada petani untuk memahami materi melalui praktik secara langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penyuluhan berbasis demonstrasi pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Setiatani dalam budidaya tanaman caisim (Brassica juncea L.) di Desa Karangrau, Kecamatan Banyumas, serta mendeskripsikan proses pelaksanaannya mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode partisipasi aktif dengan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan data sekunder. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pelaksanaan penyuluhan. Hasil menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis demonstrasi efektif meningkatkan pemahaman anggota KWT Setiatani terhadap teknik budidaya caisim melalui pembelajaran praktis secara langsung, mulai dari persiapan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, hingga pemanenan. Pelaksanaan penyuluhan didukung oleh komunikasi dua arah, materi yang mudah dipahami, perencanaan yang terstruktur, partisipasi anggota, serta dukungan anggaran pemerintah. Namun, metode ini memiliki keterbatasan berupa kebutuhan waktu, alat, dan bahan yang relatif besar serta masih terdapat kendala partisipasi anggota. Oleh karena itu, penyuluhan demonstrasi perlu dilaksanakan secara berkala dan didukung dengan pemanfaatan media digital serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk meningkatkan keberlanjutan kegiatan budidaya caisim di KWT Setiatani.
Abtrak (Bhs. Inggris)Agricultural extension is one of the efforts to improve farmers’ knowledge and skills in adopting cultivation innovations. One method that can be applied is demonstration-based extension, as it provides farmers with opportunities to understand the material through direct practice. This study aimed to analyze the implementation of demonstration-based agricultural extension for the cultivation of mustard greens (Brassica juncea L.) at the Setiatani Women Farmers Group (KWT) in Karangrau Village, Banyumas District, as well as to describe its implementation process. The activity was conducted through active participation, with data collected through observation, interviews, documentation, and secondary data. SWOT analysis was used to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of the extension implementation. The results showed that demonstration-based extension was effective in improving KWT Setiatani members’ understanding of mustard green cultivation through direct practical learning, starting from land preparation, seedling, planting, maintenance, to harvesting. The implementation was supported by two-way communication, easily understood materials, structured planning, member participation, and government budget support. However, the method also faced several limitations, including the need for considerable time, equipment, and materials, as well as limited member participation. Therefore, demonstration-based extension should be conducted regularly and supported by the use of digital media and adequate facilities and infrastructure to improve the sustainability of mustard green cultivation activities at KWT Setiatani.
Kata kuncipenyuluhan pertanian; metode demonstrasi; KWT Setiatani; budidaya caisim; analisis SWOT
Pembimbing 1Rifki Andi Novia,S.p.,M.Sc
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman96
Tgl. Entri2026-08-27 23:49:09.892717
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.