Artikel Ilmiah : A1A022107 a.n. RIZKA PELITA
| NIM | A1A022107 |
|---|---|
| Namamhs | RIZKA PELITA |
| Judul Artikel | Efisiensi Pemasaran Gula Kelapa Kristal di Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Gula kelapa kristal merupakan salah satu komoditas unggulan yang diproduksi oleh perajin di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. Potensi produksi dan permintaan pasar yang terus berkembang memberikan peluang peningkatan pendapatan perajin, tetapi kondisi pemasaran masih menghadapi beberapa kendala. Panjangnya rantai pemasaran, perbedaan harga antar lembaga, serta keterbatasan akses informasi pasar dapat mengurangi bagian harga yang diterima perajin. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, biaya dan keuntungan pemasaran, serta menentukan saluran pemasaran gula kelapa kristal yang paling efisien. Penelitian menggunakan metode survei yang dilaksanakan di Desa Ketanda, Desa Banjarpanepen, dan Desa Selanegara, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. Sebanyak 60 perajin dipilih secara purposive, sedangkan lembaga pemasaran ditelusuri menggunakan snowball sampling. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dilengkapi dengan data sekunder yang relevan. Analisis dilakukan secara kuantitatif deskriptif melalui identifikasi saluran pemasaran, perhitungan margin pemasaran, farmer’s share, biaya pemasaran, keuntungan pemasaran, Indeks Efisiensi Teknis (IET), dan Indeks Efisiensi Ekonomis (IEE). Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua pola saluran pemasaran gula kelapa kristal. Saluran I terdiri atas perajin, pedagang pengumpul, dan koperasi, sedangkan Saluran II terdiri atas perajin, pedagang pengumpul, pedagang besar, kemudian importir dan koperasi. Saluran II menjadi jalur yang paling banyak digunakan perajin, dengan proporsi 83,33 persen. Saluran I memiliki total margin pemasaran sebesar Rp1.000/kg, sedangkan Saluran II mencapai Rp19.242/kg. Perbedaan tersebut berkaitan dengan jumlah lembaga dan fungsi pemasaran yang lebih banyak pada Saluran II. Nilai farmer’s share Saluran I mencapai 95,45 persen, sedangkan Saluran II sebesar 52,84 persen. Biaya pemasaran Saluran I sebesar Rp113/kg dan Saluran II sebesar Rp7.408/kg, sementara keuntungan pemasaran masing-masing mencapai Rp1.000/kg dan Rp11.834/kg. Saluran I juga memiliki IET sebesar 5,9 dan IEE sebesar 8,4, sedangkan Saluran II memiliki IET sebesar 41,3 dan IEE sebesar 1,3. Kedua saluran tergolong efisien berdasarkan farmer’s share yang lebih dari 50 persen, tetapi Saluran I menunjukkan kinerja paling efisien secara teknis dan ekonomis karena memiliki margin serta biaya lebih rendah, farmer’s share lebih tinggi, IET lebih rendah, dan IEE lebih tinggi. Saluran II tetap memiliki keunggulan berupa volume penyerapan produk yang lebih besar dan jangkauan pasar yang lebih luas hingga pasar ekspor. Penguatan kemitraan, transparansi harga, penyampaian informasi pasar, serta peningkatan pengelolaan penyimpanan dan pengangkutan diperlukan agar manfaat pemasaran dapat diterima secara lebih optimal oleh seluruh pelaku. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Crystal coconut sugar was one of the leading agricultural commodities produced by farmers in Sumpiuh District, Banyumas Regency. Growing production potential and market demand provided opportunities to increase farmers’ income, while the existing marketing system faced several constraints. Long marketing chains, price differences among marketing institutions, and limited access to market information reduced the share of the final price received by farmers. This study aimed to analyze marketing channels, marketing margins, farmer’s share, marketing costs and profits, and to determine the most efficient marketing channel for crystal coconut sugar. The research employed a survey method in Ketanda, Banjarpanepen, and Selanegara Villages, Sumpiuh District, Banyumas Regency. A total of 60 farmers were selected purposively, while marketing institutions were identified through snowball sampling. Primary data were obtained through observation, interviews, questionnaires, and documentation, and were complemented by relevant secondary data. Quantitative descriptive analysis was applied to identify marketing channels and calculate marketing margins, farmer’s share, marketing costs, marketing profits, Technical Efficiency Index (TEI), and Economic Efficiency Index (EEI). The results revealed two marketing channel patterns for crystal coconut sugar. Channel I consisted of farmers, collecting traders, and a cooperative, while Channel II consisted of farmers, collecting traders, wholesalers, and subsequently importers and cooperatives. Channel II was the most widely used route, accounting for 83.33 percent of farmers. Channel I generated a total marketing margin of Rp1,000/kg, whereas Channel II generated Rp19,242/kg. The difference was associated with the greater number of marketing institutions and functions involved in Channel II. Farmer’s share reached 95.45 percent in Channel I and 52.84 percent in Channel II. Marketing costs amounted to Rp113/kg in Channel I and Rp7,408/kg in Channel II, while marketing profits reached Rp1,000/kg and Rp11,834/kg, respectively. Channel I recorded a TEI of 5.9 and an EEI of 8.4, whereas Channel II recorded a TEI of 41.3 and an EEI of 1.3. Both channels were classified as efficient based on farmer’s share values above 50 percent, but Channel I was identified as the most efficient from both technical and economic perspectives because it had a lower margin and marketing cost, higher farmer’s share, lower TEI, and higher EEI. Channel II had advantages in product absorption and wider market coverage extending to export markets. Stronger partnerships, transparent price setting, better market information, and improved storage and transportation management were needed to increase the benefits received by all marketing participants. |
| Kata kunci | Tanaman Kelapa, Aspek Ekonomi Gula Kelapa Kristal, Pemasaran dan saluran Pemasaran, Efisiensi Pemasaran |
| Pembimbing 1 | Ratna Satriani, S.P., M. Sc. |
| Pembimbing 2 | Dewanti Risa Utami, S.P., M. Sc. |
| Pembimbing 3 | Dr. Dindy Darmawati Putri, S.P., M.P. |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 116 |
| Tgl. Entri | 2026-08-27 00:29:33.698419 |