Artikel Ilmiah : A1A019080 a.n. RENDYTA FATIHATUL MUBAROKAH

Kembali Update Delete

NIMA1A019080
NamamhsRENDYTA FATIHATUL MUBAROKAH
Judul ArtikelStrategi Pemasaran Getuk Goreng di Kabupaten Banyumas (Studi Kasus di Getuk Goreng Ibu Diyem 02)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Singkong (Manihot esculenta Crantz) merupakan salah satu komoditas lokal yang memiliki ketersediaan terbesar di Indonesia setelah padi dan jagung. Usaha pengolahan singkong menjadi produk konsumsi salah satunya adalah getuk goreng. Getuk Goreng Ibu Diyem 02 merupakan salah satu usaha getuk goreng yang berdiri di Sokaraja. Ibu Diyem 02 telah berdiri sejak 2002 di Jalan Jenderal Soedirman Nomor 146 Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Seiring berjalannya waktu, persaingan antara Ibu Diyem 02 dengan kompetitor getuk goreng lain semakin terasa. Hal ini mendorong Ibu Diyem 02 untuk menerapkan strategi pemasaran yang tepat untuk menjaga keberlangsungan dan pertumbuhan usaha di dunia bisnis yang kompetitif.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Juni 2026 di Getuk Goreng Ibu Diyem 02. Metode penentuan responden dalam penelitian ini adalah purposive atau responden ditunjuk secara sengaja. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan sekunder. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian meliputi analisis deskriptif, analisis IFE, analisis EFE, analisis Internal-Eksternal, analisis SWOT, dan analisis QSPM.
Getuk Goreng Ibu Diyem 02 menerapkan strategi bauran pemasaran 7P yaitu produk, harga, promosi, tempat, proses, manusia, dan bukti fisik. Hal ini dianalisis dengan analisis deskriptif melalui wawancara dengan pemilik usaha dan observasi peneliti. Faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran Getuk Goreng Ibu Diyem 02 dianalisis melalui IFE dan EFE. Terdapat 5 faktor internal kekuatan yang dimiliki Ibu Diyem 02 dan 4 kelemahan internal. Terdapat 3 peluang eksternal dan 3 ancaman eksternal. Getuk Goreng Ibu Diyem berada di kuadran I dengan strategi tumbuh dan kembang (grow and build), dengan alternatif strategi dipilih melalui peringkat yang dihasilkan dari analisis QSPM. Strategi yang dapat diprioritaskan untuk dijalankan adalah pembuatan sistem pre-order pada laman toko.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cassava (Manihot esculenta Crantz) is one of commodities with the highest stock in Indonesia, following rice and maize. There is one business that process cassava into food product. It is called getuk goreng. Getuk Goreng Ibu Diyem 02 is one of getuk goreng business that established in Sokaraja. Ibu Diyem 02 has been established since 2022 in Jalan Jenderal Soedirman Number 146 Sokaraja. As time went on, the competition between Ibu Diyem 02 and other competitors became more intense. This has led Ibu Diyem 02 to implement appropriate marketing strategies to maintain both sustainability and growth in the competitive business world.
The research was conducted from April to June 2026 at Getuk Goreng Ibu Diyem 02. The respondents were selected using a purposive method, where respondents were intentionally chosen based on predetermined criteria. The data used in the study included primary and secondary data. The data analysis included descriptive analysis, IFE analysis, EFE analysis, Internal-External analysis, SWOT analysis, and QSPM analysis.
According to research, Getuk Goreng Ibu Diyem 02 has adopted a 7p marketing strategy: product, price, promotion, place, process, human, and physical evidence. It is analysed by a descriptive analysis through interviews with business owner and researchers. Internal and external factors affecting the business were analyzed through IFE and EFE. There are 5 factors in the internal strengths and 4 internal weaknesses. There are 3 external opportunities and 3 external threats.Getuk Goreng Ibu Diyem 02 is in the I quadrant with the grow and build strategies, with the alternative strategies chosen through the ranking resulting from QSPM analysis. A prioritized strategy to run is the application of a pre-order system on the store's home page.
Kata kunciGetuk Goreng, Strategi Pemasaran, Bauran Pemasaran 7P, Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Analisis SWOT, Analisis QSPM.
Pembimbing 1Dr. Dindy Darmawati Putri, S.P., M.P.
Pembimbing 2Lutfi Zulkifli, S.P., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman107
Tgl. Entri2026-08-26 18:05:06.588359
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.