| NIM | F1C020078 |
| Namamhs | APRIO RIZQI ALIFIANDITA |
| Judul Artikel | TRANSFORMASI BUDAYA MUSIK KERONCONG DI ERA TEKNOLOGI DIGITAL: KAJIAN TERHADAP PERUBAHAN PRODUKSI, DISTRIBUSI, DAN APRESIASI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk transformasi budaya musik keroncong di era teknologi digital pada aspek produksi, distribusi, dan pola apresiasi masyarakat di Purwokerto, serta mengidentifikasi peran teknologi digital, komunitas seni, dan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan dan revitalisasi musik keroncong. Urgency penelitian ini didasari oleh tantangan marginalisasi musik tradisional akibat dominasi budaya populer global berbasis digital, sehingga integrasi teknologi menjadi instrumen strategis untuk menjembatani tradisi dan modernitas demi keberlanjutan keroncong. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis paradigma konstruktivisme dan kerangka teori musikologi, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen yang dianalisis dengan reduksi data serta pengembangan validitas triangulasi sumber. Unit analisis atau sampel penelitian ini terfokus pada empat informan kunci dari dua kelompok musik lokal Purwokerto yang merepresentasikan transisi dari pola konvensional menuju digital, yaitu Fai dan Pina dari band X The Juno, serta Langtiep dan Refonda dari band Malacca. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan bahwa transformasi produksi ditandai oleh pemanfaatan Digital Audio Workstation (DAW), sequencer, dan instrumen virtual untuk mengeksplorasi aransemen modern tanpa menghilangkan pakem serta identitas unik keroncong (seperti ritme instrumen cak dan cuk); transformasi distribusi bergeser dari panggung fisik ke media sosial dan platform streaming; sedangkan transformasi apresiasi tercermin dari perubahan persepsi generasi muda yang melihat keroncong secara lebih interaktif, fleksibel, dan relevan. Implikasi dari penelitian ini secara akademis memberikan kontribusi pada kajian ilmu komunikasi dan media baru mengenai mediasi budaya lokal, sedangkan secara praktis memberikan acuan strategi komunikasi serta kolaborasi kreatif bagi para pelaku seni dan komunitas untuk mengoptimalkan media digital dalam pelestarian warisan budaya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | |
| Kata kunci | Musik Keroncong, Transformasi Digital, Produksi Musik, Platform Digital, Pelestarian Budaya. |
| Pembimbing 1 | Dr. Agus Ganjar Runtiko, S.Sos. M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Agoeng Noegroho, S.Sos., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2026-08-26 15:31:57.033254 |
|---|