Artikel Ilmiah : A1A022043 a.n. MUHAMMAD NURCHOLIS

Kembali Update Delete

NIMA1A022043
NamamhsMUHAMMAD NURCHOLIS
Judul ArtikelPERSEPSI PETANI TERHADAP PERAN PENYULUH PERTANIAN
DI KELOMPOK TANI KARANGNANGKA DESA BANJARANYAR
KECAMATAN PEKUNCEN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Keberhasilan penerapan usahatani tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis
budidaya, tetapi juga oleh peran eksternal lainnya khususnya penyuluh pertanian.
Penyuluh pertanian memiliki tujuh peran yaitu sebagai motivator, edukator,
katalisator, komunikator, konsultan, fasilitator dan inovator. Namun, peran
tersebut belum sepenuhnya berjalan secara optimal, sehingga berpotensi
memengaruhi kegiatan usahatani para petani. Penelitian ini bertujuan untuk (1)
mengetahui persepsi petani terhadap peran penyuluh pertanian di Kelompok Tani
Karangnangka, (2) menganalisis dan mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang
memengaruhi persepsi petani terhadap peran penyuluh pertanian di Kelompok
Tani Karangnangka.
Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Tani Karangnangka, Desa
Banjaranyar dengan menggunakan metode penelitian studi kasus dengan
pendekatan kuantitatif. Penentuan responden dilakukan secara probability
sampling yaitu stratified random sampling terhadap populasi di Kelompok Tani
Karangnangka, Desa Banjaranyar sebanyak 80 petani. Data yang digunakan
adalah data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan
analisis deskriptif, teknik skoring untuk mengukur persepsi petani, serta analisis
regresi berganda yang digunakan untuk menentukan faktor yang memengaruhi
persepsi petani terhadap peran penyuluh pertanian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran penyuluh di Kelompok Tani
Karangnangka memperoleh skor sebesar 91,89%, yang termasuk dalam kategori
sangat berperan. Variabel usia dan tingkat pendidikan merupakan faktor-faktor
yang tidak memengaruhi persepsi petani terhadap peran penyuluh pertanian.
Sebaliknya, faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani terhadap peran
penyuluh pertanian secara positif adalah luas lahan, lama bertani, dan keaktifan
dalam kelompok tani. Adapun variabel frekuensi mengikuti penyuluhan
berpengaruh secara negatif pada persepsi petani terhadap peran penyuluh
pertanian.
Abtrak (Bhs. Inggris)The success of farming implementation is determined not only by technical
cultivation aspects but also by other external roles, particularly agricultural
extension workers. Agricultural extension workers perform seven key roles:
motivator, educator, catalyst, communicator, consultant, facilitator, and
innovator. However, these roles have not yet been fully optimized, which
potentially affects farmers' agricultural activities. This study aims to: (1)
determine farmers' perceptions of the role of agricultural extension workers in the
Karangnangka Farmers Group, and (2) analyze and identify the factors
influencing farmers' perceptions regarding the role of agricultural extension
workers in the Karangnangka Farmers Group.
This research was conducted in the Karangnangka Farmers Group,
Banjaranyar Village, utilizing a case study research method with a quantitative
approach. The sample was selected using probability sampling—specifically
stratified random sampling—comprising 80 farmers from the population of the
Karangnangka Farmers Group in Banjaranyar Village. The data utilized
consisted of both primary and secondary data. Data analysis was carried out
using descriptive analysis, a scoring technique to measure farmers' perceptions,
and multiple linear regression analysis to identify the factors influencing farmers'
perceptions of the extension workers' roles.
The results of this study show that the role of agricultural extension workers
in the Karangnangka Farmers Group scored 91.89%, which falls into the highly
influential category. Age and education level are factors that do not affect
farmers' perceptions of the extension workers' role. Conversely, land area,
farming experience, and active participation in the farmers group positively
influence farmers' perceptions. Meanwhile, the frequency of attending extension
sessions has a negative effect on farmers' perceptions of the agricultural extension
workers' role.
Kata kunci-
Pembimbing 1Dr. Altri Mulyani, S.P., M.Sc.
Pembimbing 2Rifki Andi Novia, S.P., M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman85
Tgl. Entri2026-08-26 12:18:44.078899
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.