| NIM | F1B022017 |
| Namamhs | SRI HANDAYANI |
| Judul Artikel | Efektivitas Pelayanan Administrasi Kependudukan pada Website Gratis Kabeh di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital dikembangkan untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik, namun keberadaan layanan daring belum serta-merta menjamin pelayanan berjalan efektif. Kondisi tersebut juga terjadi pada Website Gratis Kabeh yang dikembangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas, ditandai dengan pemanfaatan layanan online yang masih lebih rendah dibandingkan pelayanan offline serta adanya kendala dalam ketepatan waktu, sosialisasi, dan pemanfaatan layanan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pelayanan administrasi kependudukan pada Website Gratis Kabeh di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui proses wawancara, observasi, dokumentasi, dan data google analytics serta menggunkan konsep efektivitas menurut Budiani (2007). Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Website Gratis Kabeh telah memenuhi aspek ketepatan sasaran, sosialisasi, tujuan, dan pemantauan program, tetapi pelaksanaannya belum optimal. Layanan telah menjangkau seluruh wilayah Banyumas dan memberikan kemudahan serta efisiensi pelayanan. Namun, pemanfaatan secara mandiri masih terkendala rendahnya literasi digital, keterbatasan jaringan dan perangkat, kewajiban aktivasi IKD, keterbatasan sumber daya manusia, gangguan sistem, serta sosialisasi yang belum optimal. Data google analytics juga menunjukkan adanya pemanfaatan aktif Website Gratis Kabeh dengan 6.608 pengguna dan 1.896.826 peristiwa selama Januari–April 2026, termasuk 110.368 aktivitas pengajuan (form submit). Temuan tersebut menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan ditentukan oleh keterkaitan antaraspek, sehingga penguatan sosialisasi, pendampingan pengguna, sumber daya manusia, dan kualitas sistem diperlukan untuk mengoptimalkan pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Digital-based population administration services have been developed to improve access to and the quality of public services. However, the availability of online services does not necessarily guarantee effective service delivery. This condition is also evident in the Website Gratis Kabeh developed by the Department of Population and Civil Registration of Banyumas Regency, as indicated by the lower utilization of online services compared to offline services, as well as challenges related to timeliness, program socialization, and service utilization. This study aims to explore the factors influencing the effectiveness of population administration services through the Website Gratis Kabeh at the Department of Population and Civil Registration of Banyumas Regency. This study employed a qualitative method with a case study approach. Data were collected through interviews, observations, documentation, and Google Analytics data, using Budiani’s (2007) concept of program effectiveness as the analytical framework. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The results show that the Website Gratis Kabeh has fulfilled the aspects of program targeting, socialization, objectives, and monitoring; however, its implementation has not yet been optimal. The service has reached all areas of Banyumas Regency and has provided greater convenience and efficiency. Nevertheless, independent utilization remains constrained by low digital literacy, limited network connectivity and devices, the requirement to activate the Digital Population Identity (IKD), limited human resources, system disruptions, and suboptimal socialization. Google Analytics data also indicate active utilization of the Gratis Kabeh Website, with 6,608 users and 1,896,826 events recorded from January to April 2026, including 110,368 form submission activities. These findings indicate that service effectiveness is determined by the interrelationship among the four aspects. Therefore, strengthening socialization, user assistance, human resources, and system quality is necessary to optimize digital-based population administration services. |
| Kata kunci | Efektivitas pelayanan, administrasi kependudukan, pelayanan digital, Website Gratis Kabeh, pelayanan publik. |
| Pembimbing 1 | Dr. Alizar Isna, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Shadu Satwika Wijaya, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Titi Rahmawati, M.Si. |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 20 |
| Tgl. Entri | 2026-08-26 12:02:30.449253 |
|---|