Artikel Ilmiah : P2DA10016 a.n. MOHAMMAD HARIR AHSIN

Kembali Update Delete

NIMP2DA10016
NamamhsMOHAMMAD HARIR AHSIN
Judul ArtikelTINGKAH LAKU MAKAN, DAN KECERNAAN BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK, SERTA ENERGI SAPI PERAH LAKTASI DENGAN POLA PEMBERIAN PAKAN YANG BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pola pemberian pakan terhadap tingkah laku makan, dan kecernaan bahan kering, bahan organik, serta kecernaan energi pada sapi perah laktasi. Penelitian menggunakan 15 ekor sapi perah FH betina laktasi pertama bulan laktasi ketiga sampai kedelapan, dengan rataan bobot badan 515±61,5 kg. Penelitian menggunakan metode eksperimental, yang dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan pola pemberian pakan, R0 (Component Feeding), R1 (Cafetaria), R2 (Total Mixed Ratio/ TMR). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan memberikan pangaruh (P<0,05) terhadap lama waktu sekali makan; frekuensi makan siang hari; lama waktu sekali ruminasi malam, frekuensi ruminasi satu hari, dan frekuensi ruminasi malam, akan tetapi tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap lama waktu ruminasi satu hari, siang dan malam; lama waktu sekali ruminasi satu hari dan siang; frekuensi ruminasi siang. Kecernaan bahan kering, bahan organik, serta energi sapi perah laktasi tidak dipengaruhi (P>0,05) oleh perlakuan. Kesimpulannya adalah sapi perah laktasi yang diberikan pakan dengan pola Cafetaria membutuhkan waktu sekali makan lebih lama dan lebih jarang makan pada siang hari, sedangkan ternak dengan pola pemberian pakan Component Feeding membutuhkan waktu sekali ruminasi dan waktu ruminasi sambil berdiri lebih lama, serta ternak dengan pola Total Mixed Ratio (TMR) lebih sering melakukan ruminasi dalam sehari dan malam hari. Pola pemberian Component Feeding, Cafetaria, maupun Total Mixed Ratio (TMR) dapat diaplikasikan pada sapi perah laktasi tanpa menurunkan kecernaan bahan kering, bahan organik, serta energi.
Abtrak (Bhs. Inggris)The objectives of this research to study the effect of different feeding systems on feeding behavior, digestibility of dry matter, organic matter, and energy of lactating dairy cattle. This research used 15 Friesien Holsteins cows in third to eighth lactation, and average body weight of 515±61,5 kg. This research used 15 Friesien Holsteins cows in third to eighth lactation, and average body weight of 515±61,5 kg. This research using experimental method designed Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments feeding system, R0 (Component Feeding), R1 (Cafetaria), R2 (Total Mixed Ratio/ TMR). The data were analized using varian analysis and continued with the Honestly Significant Difference (HSD) analysis. The research results indicated that treatments had significantly effect (P<0.05) on the time spent eating for once meal; frequency of eating daylight period; time spent for once ruminating of night period; total frequency of ruminating full day; and frequency of ruminating night period, but the treatments had no significantly effect (P>0.05) on time spent eating full day; daylight period and night period; time spent eating for once meal daylight period and night period; frequency of eating full day and night period; time spent ruminating full day, daylight period, and night period; time spent for once ruminating full day and daylight period; frequency of ruminating daylight period. Digestibilities of dry matter, organic matter, and energy of lactating dairy cattle were not affected by teartments (P>0.05). The finding of this study suggest that lactating dairy cattle fed with system Cafetaria takes time spent for once eating longer and less frequency of eating, while the system Component Feeding takes time spent for once ruminating and time spent for standing ruminating a longer, the system Total Mixed Ratio (TMR) more frequency of ruminating full day and night period. The systems of Component Feeding, Cafetaria, and Total Mixed Ratio (TMR) can be applied to lactating dairy cattle without decreasing digestibility of dry matter, organic matter, and energy.
Kata kunciPakan, Tingkah laku, Kecernaan, Sapi perah
Pembimbing 1Dr.sc.Agr. Muhamad Bata, M.S
Pembimbing 2Dr. Ir. Caribu Hadi Prayitno, M.P
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.