| NIM | E1A021144 |
| Namamhs | DEVIA PUSPITASARI |
| Judul Artikel | IMPLEMENTASI PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PUSKESMAS DALAM MEWUJUDKAN LINGKUNGAN YANG SEHAT (Studi di Puskesmas Purwokerto Selatan) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama merupakan elemen krusial dalam mewujudkan lingkungan yang sehat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi hukum pengelolaan limbah medis di Puskesmas Purwokerto Selatan serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif dan spesifikasi penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis Puskesmas Purwokerto Selatan terimplementasikan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari empat parameter meliputi; terlaksanya pemilahan limbah medis dengan baik, meskipun dalam hal pengurangan masih kurang maksimal; terlaksananya pengangkutan internal limbah medis menuju Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) dengan baik meskipun kepatuhan petugas kebersihan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap masih perlu ditingkatkan; terlaksananya penyimpanan sementara dengan baik meski status izin Rincian Teknis (Rintek) TPS B3 baru masih berproses perihal transisi administratif pascarenovasi gedung; terlaksananya pengolahan limbah medis dengan baik melibatkan pihak ketiga. Implementasi ini didukung oleh kejelasan SOP internal, pembagian tanggungjawab terstruktur, pencatatan logbook rutin, pelaporan pemusnahan limbah B3, dan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sebaliknya faktor penghambat utama meliputi keterbatasan anggaran pascarenovasi, kerusakan teknis Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), pengawasan eksternal yang belum terjadwal secara berkala, serta perencanaan pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan belum mencakup pembangunan gedung utama beserta fasilitas IPAL dan TPS secara terpadu sejak awal. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Medical waste management in primary healthcare facilities is a crucial element in achieving a healthy environment. This study aims to analyze the legal implementation of medical waste management at the South Purwokerto Community Health Center (Puskesmas Purwokerto Selatan) and the factors influencing it. This study employed an empirical legal research method with a qualitative approach and descriptive research specifications. The results indicate that medical waste management at the South Purwokerto Community Health Center has been well-implemented. This is evident from four parameters: effective medical waste segregation, although waste reduction remains sub-optimal; successful internal transportation of medical waste to the Temporary Storage Site (TPS), though the compliance of sanitation officers regarding the use of complete Personal Protective Equipment (PPE) requires improvement; well-managed temporary storage, despite the ongoing administrative transition for the new Hazardous Waste (B3) Technical Detail permit following building renovations; and efficient medical waste processing involving third-party collaboration. This implementation is supported by clear internal Standard Operating Procedures (SOPs), a structured division of responsibilities, routine logbook recording, reporting of hazardous waste disposal, and Occupational Health and Safety (OHS) training. Conversely, the primary inhibiting factors include post-renovation budget constraints, technical malfunctions in the Wastewater Treatment Plant (WWTP), unscheduled external supervision, and healthcare facility development planning that failed to integrate the main building with the WWTP and TPS facilities from the outset. |
| Kata kunci | Implementasi Hukum; Limbah Medis; Lingkungan Sehat; Puskesmas. |
| Pembimbing 1 | Nayla Alawiya, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Alef Musyahadah Rahmah, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Dr. Nurani Ajeng Tri Utami, S.H., M.H. |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 19 |
| Tgl. Entri | 2026-08-24 20:18:49.752409 |
|---|