| NIM | F1B019113 |
| Namamhs | NAUFAL FALIH SIFANKA |
| Judul Artikel | IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN JALAN VIHARA PURWOKERTO
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan perkotaan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketertiban ruang publik tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha masyarakat. Kawasan Jalan Vihara Purwokerto sebelumnya menjadi salah satu lokasi aktivitas PKL yang menimbulkan persoalan terkait ketertiban, kelancaran lalu lintas, kebersihan, dan kenyamanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penataan Pedagang Kaki Lima di Kawasan Jalan Vihara Purwokerto berdasarkan Keputusan Bupati Banyumas Nomor 231 Tahun 2026 tentang Lokasi dan Waktu Kegiatan PKL. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn yang mencakup standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antarorganisasi, karakteristik organisasi pelaksana, disposisi pelaksana, serta kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penataan PKL di Kawasan Jalan Vihara secara umum telah berjalan cukup baik. Relokasi pedagang berhasil mengembalikan fungsi Kawasan sebagai ruang publik yang tertib dan bersih. Namun, pelaksanaan kebijakan belum sepenuhnya optimal karena kendala penurunan omzet pedagang, keterbatasan fasilitas relokasi, serta tantangan keberlanjutan pengawasan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Street Vendor management in urban areas is one of the government's efforts to maintain public space order without neglecting the sustainability of community businesses. The Jalan Vihara area in Purwokerto was previously an active location for street vendors, which raised issues regarding public order, traffic flow, cleanliness, and public comfort. This study aims to analyze the implementation of the street vendor management policy in the Jalan Vihara Purwokerto area based on the Regent of Banyumas Decree Number 231 of 2026 concerning the Location and Operating Hours of Street Vendor Activities. This research employs a descriptive qualitative method using Van Meter and Van Horn's policy implementation theory, which encompasses policy standards and objectives, resources, inter-organizational communication, characteristics of the implementing organization, disposition of implementers, and the social, economic, and political environment. Data were gathered through interviews, observations, and documentation involving nine informants. The results show that the implementation of the street vendor management policy in the Jalan Vihara area has generally run quite well. Regulatory clarity, inter-agency coordination, implementer commitment, persuasive communication, and community support serve as key success factors. Relocating vendors to Pasar Wage successfully restored the function of the Jalan Vihara area as an orderly and clean public space. However, policy execution is not yet fully optimal due to challenges such as decreased vendor income, limited relocation facilities, and ongoing enforcement sustainability issues. |
| Kata kunci | Implementasi Kebijakan, Penataan PKL, Jalan Vihara, Purwokerto |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Bambang Tri Harsanto, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Shadu Satwika Wijaya, S.Sos., M.Si. |
| Pembimbing 3 | Drs. Simin, M.Si. |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2026-08-24 14:08:42.972147 |
|---|