| NIM | J1E021031 |
| Namamhs | MUHAMAD TYAS PAMBUDI |
| Judul Artikel | The Implementation of Emancipated Curriculum in English Subject at Sekolah Murid Merdeka (SMM) Kota Barat (Academic Year 2025/2026): A Descriptive Qualitative Study |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Implementasi Kurikulum Merdeka menjadi salah satu perubahan signifikan dalam pendidikan di Indonesia yang menekankan fleksibilitas, pembelajaran berbasis kompetensi, dan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi Kurikulum Merdeka Nasional pada mata pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Murid Merdeka tahun ajaran 2025/2026. Karena SMM merupakan satuan pendidikan nonformal (PKBM), objek yang diteliti secara spesifik adalah kurikulum SMM, yang disusun sebagai adaptasi kontekstual SMM terhadap Kurikulum Merdeka Nasional yang diterbitkan oleh Kemendikbudristek, tidak terbatas pada dokumen kurikulum nasional itu sendiri. Penelitian ini berfokus pada identifikasi elemen-elemen kurikulum nasional yang tercermin dalam kurikulum sekolah tersebut pada pembelajaran Bahasa Inggris, proses implementasi kurikulum, serta upaya sekolah dalam meningkatkan implementasi kurikulum tersebut. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan partisipan Perancang Pembelajaran Bahasa Inggris, Koordinator Pembelajaran, dan Guru Kelas. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi kelas, dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum sekolah SMM, sebagai adaptasi SMM terhadap Kurikulum Merdeka mencerminkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran berbasis kompetensi, asesmen autentik, dan praktik pembelajaran yang fleksibel yang didukung oleh sistem blended learning dan integrasi teknologi. Proses implementasi dilakukan melalui perencanaan pembelajaran yang adaptif, asesmen formatif, dan aktivitas pembelajaran kontekstual yang mendukung kompetensi komunikasi siswa serta pengalaman belajar yang bermakna. Sekolah juga meningkatkan implementasi kurikulum melalui kolaborasi, praktik pembelajaran reflektif, dan adaptasi pembelajaran secara berkelanjutan. Meskipun terdapat beberapa tantangan terkait pembelajaran berdiferensiasi, blended learning, dan implementasi asesmen, kurikulum ini menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan partisipasi, kemandirian belajar, dan kompetensi komunikasi siswa. Kesimpulannya, kurikulum sekolah SMM, sebagai adaptasi kontekstual dari Kurikulum Merdeka Nasional, berhasil memfasilitasi praktik pembelajaran yang fleksibel, berorientasi pada kompetensi, dan berpusat pada siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMM. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The implementation of the Emancipated Curriculum has become one of the major educational transformations in Indonesia, emphasizing flexibility, competency-based learning, and student-centered instruction. This study aimed to investigate the implementation of the Emancipated Curriculum in the English subject at Sekolah Murid Merdeka during the academic year 2025/2026. Because SMM operates as a non-formal education institution (PKBM), the object of investigation was specifically SMM’s own school curriculum, developed and contextualized by SMM as its adaptation of the National Curriculum issued by Kemendikbudristek, rather than the national curriculum document in isolation. The study focused on identifying the national curriculum elements reflected in this school curriculum in English learning, examining the implementation process, and exploring how the school enhanced the curriculum implementation. This study employed a qualitative case study design involving the English Learning Designer, Learning Coordinator, and Homeroom Teacher as participants. The data were collected through document analysis, semi structured interviews, and classroom observations, then analyzed using qualitative descriptive analysis. The findings revealed that the implementation of SMM’s school curriculum, adapted from the National Emancipated Curriculum reflected student-centered learning, differentiated instruction, competency-based learning, authentic assessment, and flexible instructional practices supported by blended learning systems and technology integration. The implementation process was conducted through adaptive instructional planning, formative assessment, and contextual learning activities that facilitated students’ communication competencies and meaningful learning experiences. The school also enhanced curriculum implementation through collaboration, reflective instructional practices, and continuous learning adaptation. Despite several challenges related to differentiated instruction, blended learning, and assessment implementation, the curriculum demonstrated positive outcomes in improving students’ participation, learning independence, and communication competencies. In conclusion, SMM’s school curriculum, as a contextualized adaptation of the National Emancipated Curriculum successfully supported flexible, competency-oriented, and student-centered learning practices in English learning at SMM. |
| Kata kunci | kurikulum merdeka, pembelajaran bahasa inggris, pembelajaran berbasis kompetensi, pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran berpusat pada siswa. |
| Pembimbing 1 | Laxmi Mustika Cakrawati, S.Pd., M.Pd. |
| Pembimbing 2 | Nisa Roiyasa, S.Pd., M.TESOL. |
| Pembimbing 3 | Weksa Fradita Asriyama, S.Pd., M.Pd. |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 282 |
| Tgl. Entri | 2026-08-21 14:08:22.797493 |
|---|