Artikel Ilmiah : A1D022170 a.n. MUHAMMAD TSANI AL GHAZALI

Kembali Update Delete

NIMA1D022170
NamamhsMUHAMMAD TSANI AL GHAZALI
Judul ArtikelPengaruh Inokulasi Rhizobakteria Penambat N₂ Asal Tanaman Tebu Terhadap
Pertumbuhan Bibit Single Bud Eye Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan komoditas perkebunan strategis
sebagai bahan baku utama industri gula nasional. Peningkatan produktivitas tebu
memerlukan bibit berkualitas dan teknologi budidaya yang ramah lingkungan, salah
satunya melalui pemanfaatan rhizobakteria penambat nitrogen sebagai Plant Growth-
Promoting Rhizobacteria (PGPR). Penelitian ini bertujuan memperoleh isolat
rhizobakteria penambat nitrogen asal rizosfer tebu yang berpotensi sebagai pupuk hayati
serta mengevaluasi pengaruh inokulasinya terhadap pertumbuhan bibit Single Bud Eye
tanaman tebu. Penelitian dilakukan melalui tahap isolasi dan karakterisasi rhizobakteria,
kemudian dilanjutkan dengan pengujian pada bibit Single Bud Eye menggunakan
Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas enam perlakuan, yaitu kontrol,
KMCP2, KMB4, KMBP4, KMAN1, dan KMA2 dengan empat ulangan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa diperoleh lima isolat rhizobakteria penambat nitrogen dengan
kemampuan penambatan nitrogen yang berbeda, dengan kemampuan tertinggi
ditunjukkan oleh isolat KMCP2 sebesar 2.047,5 ppm. Inokulasi rhizobakteria
berpengaruh nyata terhadap kehijauan daun, kadar klorofil a dan klorofil total, lebar
bukaan stomata, jumlah anakan, berat kering akar, panjang akar total, dan berat kering
tajuk. Isolat KMA2 menghasilkan kehijauan daun dan berat kering tajuk tertinggi,
sedangkan isolat KMAN1 menghasilkan kadar klorofil total dan jumlah anakan tertinggi.
Berdasarkan hasil tersebut, isolat KMAN1 dan KMA2 berpotensi dikembangkan sebagai
kandidat pupuk hayati untuk meningkatkan kualitas pembibitan Single Bud Eye tanaman
tebu.
Abtrak (Bhs. Inggris)Sugarcane (Saccharum officinarum L.) is an important plantation crop serving as the
primary raw material for the sugar industry. Improving sugarcane productivity requires
high-quality planting materials and environmentally friendly cultivation technologies,
including the application of nitrogen-fixing rhizobacteria as Plant Growth-Promoting
Rhizobacteria (PGPR). This study aimed to obtain potential nitrogen-fixing
rhizobacterial isolates from the sugarcane rhizosphere and evaluate their effects on the
growth of Single Bud Eye sugarcane seedlings. The study consisted of rhizobacterial
isolation and characterization followed by greenhouse evaluation using a Randomized
Complete Block Design with six treatments (control, KMCP2, KMB4, KMBP4, KMAN1,
and KMA2) and four replications. The results showed that five nitrogen-fixing
rhizobacterial isolates exhibited different nitrogen fixation capacities, with KMCP2
showing the highest nitrogen fixation ability (2,047.5 ppm). Rhizobacterial inoculation
significantly increased leaf greenness, chlorophyll a and total chlorophyll contents,
stomatal aperture width, tiller number, root dry weight, total root length, and shoot dry
weight. KMA2 produced the highest leaf greenness and shoot dry weight, whereas
KMAN1 resulted in the highest total chlorophyll content and tiller number. Therefore,
KMAN1 and KMA2 are promising candidates for biofertilizer development to improve
the quality of Single Bud Eye sugarcane seedling production.
Kata kuncibibit Single Bud Eye, PGPR, pupuk hayati, rhizobakteria penambat nitrogen, tebu.
Pembimbing 1Purwanto
Pembimbing 2Hanim Rahayuani Ratnaningsi
Pembimbing 3-
Tahun2026
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2026-08-21 11:24:36.891403
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.