Artikel Ilmiah : P2EA11001 a.n. JUMILAH
| NIM | P2EA11001 |
|---|---|
| Namamhs | JUMILAH |
| Judul Artikel | DISPARITAS PENJATUHAN SANKSI PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi di Pengadilan Negeri Purwokerto) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini mengkaji masalah aspek disparitas dalam penjatuhan sanksi pidana terhadap tindak pidana narkotika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : penyebab terjadinya disparitas dalam penjatuhan sanksi pidana terhadap tindak pidana narkotika di Pengadilan Negeri Purwokerto, dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap timbulnya disparitas pidana terhadap tindak pidana narkotika di Pengadilan Negeri Purwokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis, menggunakan data primer bersumber dari para nara sumber yaitu hakim, praktisi hukum, akademisi dan terpidana kasus tindak pidana narkotika, yang didukung dengan data sekunder. Penyebab disparitas dalam penjatuhan sanksi pidana terhadap tindak pidana narkotika di Pengadilan Negeri Purwokerto meliputi: 1) Faktor peraturan hukumnya yang menentukan batas maksimal dan minimal serta belum ada pedoman pemidanaan yang memberikan keleluasaan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana. 2) Faktor kebebasan hakim untuk menentukan pidana sesuai batas minimal dan maksimal yang ditentukan dalam undang-undang. Faktor yang mempengaruhi disparitas dalam penjatuhan sanksi pidana terhadap tindak pidana narkotika di Pengadilan Negeri Purwokerto yaitu: 1) Subyektivitas hakim. Individualisme pidana melihat orang, bukan hanya melihat perbuatannya. Hakim dalam menjatuhkan pidana mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan yang dilihat dari dampak tindak pidana yang dilakukan dan perilaku terdakwa di persidangan serta frekuensi terdakwa dalam melakukan tindak pidana. 2) Faktor psikologis terkait dengan pendidikan dan jenis kelamin hakim. Pendidikan akan mempengaruhi pengetahuan hakim termasuk pengalaman dalam menjatuhkan sanksi pidana. Jenis kelamin terkait dengan kemampuan hakim dalam berpikir logis, dimana perempuan lebih mengedepankan perasaan daripada penalaranannya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study examines the problem aspects of disparity in the imposition of criminal sanctions against drug crime. The purpose of this study was to determine: the cause of the disparity in the imposition of criminal sanctions against drug crime in District Court of Purwokerto, and the factors that influence the incidence of criminal disparity against narcotics offenses in the District Court of Purwokerto. This study uses a socio-juridical approach, using primary data sourced from the resource persons, namely judges, legal practitioners, academics and convicted of narcotics, which is supported by secondary data. Cause of the disparity in the imposition of criminal sanctions against drug crime in District Court of Purwokerto include: 1) Factors that determine the legal regulations and the minimum and maximum limits no sentencing guidelines that give judges discretion to impose criminal sanctions. 2) Factor judges freedom to determine appropriate criminal minimum and maximum limits specified in legislation. Factors that influence disparities in the imposition of criminal sanctions against drug crime in District Court of Purwokerto, namely: 1) The subjectivity of judges. Criminal individualism see people, not just look at his actions. The judge in the criminal considering dropping things and relieve the burden of impact offense be committed and behavior of the defendant in the trial as well as the frequency of the accused in a criminal act. 2) Factor of social sensitivity, humanism and sense of nationalism judge. Adverse impact drug abuse for the survival of the nation and the state is an important consideration in imposing punishment on narcotics cases. 3) Psychological factors associated with education and gender of judges. Education will affect the knowledge of judges including experience in criminal sanctions. Gender related to the ability of judges to think logically, where women are more forward than penalaranannya feelings. |
| Kata kunci | Disparitas, Narkotika, Hakim |
| Pembimbing 1 | Dr. Budiyono, S.H, M.H |
| Pembimbing 2 | Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 24 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |