Artikel Ilmiah : F2E024003 a.n. OFAN SOFIYAN
| NIM | F2E024003 |
|---|---|
| Namamhs | OFAN SOFIYAN |
| Judul Artikel | DILEMA ETIS KONTRAK PUBLIK DENGAN PIHAK SWASTA: TINJAUAN ETIKA DAN AKUNTABILITAS DALAM SEKTOR ADMINISTRASI PUBLIK |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abstrak Penelitian ini membahas isu etis dan akuntabilitas dalam kontrak publik melalui mekanisme Public-Private Partnership (PPP), yang banyak diadopsi untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dan pelayanan publik. PPP menawarkan solusi inovatif terhadap keterbatasan sumber daya pemerintah, namun menimbulkan tantangan berupa konflik kepentingan, korupsi, dan ketidakseimbangan pembagian risiko. Kajian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan utama dalam implementasi PPP terkait etika, transparansi, dan akuntabilitas, serta menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan tata kelola kerja sama. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggabungkan analisis literatur dan wawancara dengan para ahli di bidang pengadaan publik dan PPP. Temuan utama menunjukkan bahwa perbedaan orientasi sektor publik dan swasta sering memicu konflik kepentingan, sementara transparansi yang minim dalam pengadaan kontrak membuka peluang penyalahgunaan wewenang. Risiko proyek juga cenderung lebih besar ditanggung oleh sektor publik dibandingkan sektor swasta yang menikmati keuntungan signifikan. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian etika dalam seluruh tahap PPP, peningkatan transparansi melalui akses informasi publik, pengawasan independen, dan regulasi yang seimbang antara tujuan sosial dan keuntungan ekonomi. Kajian ini menekankan pentingnya etika, transparansi, dan akuntabilitas untuk meningkatkan kepercayaan publik dan efektivitas PPP, terutama di negara berkembang. Kata Kunci: Public Private Partnership, Etika Kontrak Publik, Transparansi dan Akuntabilitas |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Abstract This research discusses ethical and accountability issues in public contracts through the Public- Private Partnership (PPP) mechanism, which is widely accepted to meet public infrastructure and service needs. PPPs offer innovative solutions to limited government resources, but pose challenges in the form of conflicts of interest, corruption, and risk sharing. This study aims to identify the main challenges in implementing PPPs related to ethics, transparency and accountability, and offers recommendations for improving governance of the same work. Using a qualitative descriptive approach, this research combines literature analysis and interviews with experts in the fields of public procurement and PPP. Key findings show that differences in public and private sector organizations often lead to conflicts of interest, while minimal transparency in contract procurement leaves opportunities for formal approval. Project risks also tend to be borne to a greater extent by the public sector compared to the private sector which enjoys significant profits. This research recommends integrating ethics in all stages of PPPs, increasing transparency through access to public information, independent oversight, and regulations that balance social goals and economic benefits. This study emphasizes the importance of ethics, transparency and accountability to increase public trust and effectiveness of PPPs, especially in developing countries. Keywords: Public Private Partnership, Public Contract Ethics, Transparency and Accountability |
| Kata kunci | Kata Kunci: Public Private Partnership, Etika Kontrak Publik, Transparansi dan Akuntabilitas |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Slamet Rosyadi, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Prof. Dr. Wahyuningrat, M.Si. |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2026-08-19 15:28:21.598229 |