Artikel Ilmiah : K2C024004 a.n. ULIL AZMI

Kembali Update Delete

NIMK2C024004
NamamhsULIL AZMI
Judul ArtikelPemodelan Hidrodinamika Multi-Skenario Banjir Rob Akibat Kenaikan Muka Aair Laut Di Kabupaten Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Banjir rob merupakan salah satu bencana di daerah pesisir yang disebabkan oleh interaksi berbagai parameter oseanografi terutama pasang surut, gelombang, dan angin serta berpotensi meningkat akibat kenaikan muka air laut. Kabupaten Cilacap merupakan salah satu wilayah pesisir yang rentan terhadap banjir rob karena memiliki topografi yang rendah. Penelitian ini akan menentukan threshold banjir rob, memodelkan genangan banjir rob dengan tiga skenario, dan menganalisis pengaruh kenaikan muka air laut terhadap tinggi dan luas genangan banjir rob di Kabupaten Cilacap. Penentuan threshold menggunakan metode Hazard Index (HI) dengan mengintegrasikan parameter pasang surut, gelombang, dan angin. Pemodelan banjir rob menggunakan persamaan penyederhanaan Navier-Stokes dua dimensi dengan metode beda hingga dengan grid ukuran 20x20 meter. Model divalidasi dengan membandingkan tinggi genangan dari model dengan data banjir rob tahun 2018-2023 dari BPBD Cilacap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasang surut menjadi faktor dominan penyebab banjir rob, diikuti tinggi gelombang dan kecepatan angin. Nilai HI menghasilkan tiga kategori yaitu aman, waspada, dan bahaya. Pemodelan skenario rendah tidak ada genangan, skenario sedang menghasilkan genangan dengan tinggi 0.15 meter dan luas 6.36 Ha. Skenario tinggi menghasilkan genangan dengan tinggi 0.76 m dan luas 19753.08 Ha dengan wilayah Kampung Laut menjadi daerah yang paling rentan. Kenaikan muka air laut di Cilacap sebesar 3.4 mm/tahun, sehingga menyebabkan tinggi dan luas genangan banjir rob pada masa mendatang meningkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kondisi oseanografi dan kenaikan muka air laut dapat meningkatkan risiko banjir rob di Cilacap, sehingga perlu adanya upaya mitigasi dan peringatan dini.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tidal flooding is one of the disasters affecting coastal areas caused by the interaction of various oceanographic parameters—particularly tides, waves, and wind—and has the potential to intensify due to sea-level rise. Cilacap Regency is one of the coastal areas vulnerable to tidal flooding because it consists of low-lying terrain. This study will determine the tidal flooding threshold, model tidal flooding inundation under three scenarios, and analyze the impact of sea-level rise on the height and extent of tidal flooding inundation in Cilacap Regency. The threshold will be determined using the Hazard Index (HI) method by integrating tidal, wave, and wind parameters. Tidal flooding is modeled using a simplified two-dimensional Navier-Stokes equation with the finite difference method on a 20-meter grid. The model is validated by comparing the flood depths from the model with tidal flood data from 2018–2023 provided by the Cilacap Regional Disaster Management Agency (BPBD). The results show that tides are the dominant factor in tidal flooding, followed by wave height and wind speed. The HI value yields three categories: safe, alert, and danger. The low-scenario simulation resulted in no inundation, while the moderate scenario produced inundation with a height of 0.15 meters and an area of 6.36 hectares. The high-scenario simulation resulted in flooding with a depth of 0.76 m and an area of 19753.08 ha, with the Kampung Laut area being the most vulnerable. Sea level rise in Cilacap is 3.4 mm/year, causing sea levels to rise further and thereby increasing the depth and extent of tidal flooding in the future. The research findings indicate that a combination of oceanographic conditions and sea-level rise can increase the risk of tidal flooding in Cilacap; therefore, these findings can serve as a basis for mitigation efforts and early warning systems.
Kata kunciAngin, Gelombang, Hazard Index, Navier-Stokes, Pasang Surut
Pembimbing 1Dr. Zaroh Irayani, S.Si., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Mirda Prisma Wijayanto, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman119
Tgl. Entri2026-08-19 08:19:42.789161
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.