Artikel Ilmiah : J1B019006 a.n. DWI NUR HANIFAH

Kembali Update Delete

NIMJ1B019006
NamamhsDWI NUR HANIFAH
Judul ArtikelANALISIS KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL TANAH TABU KARYA ANINDITA S. THAYF
Abstrak (Bhs. Indonesia)Karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga
sebagai media untuk menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan sosial yang
terjadi di masyarakat. Salah satu novel yang memuat kritik sosial adalah Tanah
Tabu karya Anindita S. Thayf yang mengangkat kehidupan masyarakat Papua
dengan berbagai permasalahan sosial yang melingkupinya. Penelitian ini bertujuan
untuk mengungkap bentuk-bentuk kritik sosial dalam novel Tanah Tabu karya
Anindita S. Thayf dengan menggunakan konsep masalah sosial Soerjono Soekanto.
Teori ini menekankan lima aspek utama dalam mengidentifikasi masalah sosial,
yaitu pendidikan, moral, ekonomi, budaya, dan politik. Metode penelitian yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi, yaitu mengkaji teks
novel secara mendalam untuk menemukan wujud kritik sosial yang diangkat
pengarang. Sumber data penelitian berupa novel Tanah Tabu karya Anindita S.
Thayf, sedangkan data penelitian berupa narasi dan dialog yang mengandung kritik
sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini merepresentasikan berbagai
persoalan sosial yang dihadapi masyarakat Papua, antara lain ketimpangan ekonomi
akibat eksploitasi sumber daya alam, diskriminasi politik terhadap penduduk asli,
keterbatasan akses pendidikan, lemahnya penegakan hukum, degradasi moral
akibat kekerasan dan konflik bersenjata, ketidakadilan dalam kehidupan rumah
tangga, serta benturan budaya antara nilai-nilai lokal dengan pengaruh luar. Kritik
sosial yang disampaikan pengarang menyoroti ketidakadilan struktural sekaligus
mengajak pembaca untuk memahami kompleksitas permasalahan di Papua.
Penelitian ini menegaskan bahwa Tanah Tabu tidak hanya berfungsi sebagai karya
sastra, tetapi juga sebagai media perlawanan simbolik terhadap ketidakadilan sosial.
Abtrak (Bhs. Inggris)Literary works function not only as a form of entertainment but also as a medium
for conveying criticism of various social issues occurring in society. One novel that
contains social criticism is Tanah Tabu by Anindita S. Thayf, which portrays the
lives of Papuan people and the social problems surrounding them. This study aims
to identify the forms of social criticism in the novel Tanah Tabu by Anindita S.
Thayf using Soerjono Soekanto's concept of social problems. This theory
emphasizes five main aspects in identifying social problems, namely education,
morality, economy, culture, and politics. This research employed a descriptive
qualitative method with content analysis techniques, examining the text of the novel
in depth to identify the forms of social criticism presented by the author. The data
source was the novel Tanah Tabu by Anindita S. Thayf, while the data consisted of
narrative passages and dialogues containing elements of social criticism. The
findings reveal that the novel represents various social problems faced by Papuan
society, including economic inequality resulting from the exploitation of natural
resources, political discrimination against indigenous people, limited access to
education, weak law enforcement, moral degradation caused by violence and armed
conflict, injustice within household life, and cultural conflicts between local values
and external influences. The social criticism conveyed by the author highlights
structural injustice while encouraging readers to understand the complexity of
social issues in Papua. This study concludes that Tanah Tabu functions not only as
a literary work but also as a medium of symbolic resistance against social injustice.
Kata kunciKritik Sosial, Masalah Sosial, Soerjono Soekanto, Tanah Tabu, Papua
Pembimbing 1Dra. Sri Nani Hari Yanti S.S., M.Hum.
Pembimbing 2Dr. Widya Putri Ryolita S.S., M.A.
Pembimbing 3Imam Suhardi S.S., M.Hum.
Tahun2026
Jumlah Halaman64
Tgl. Entri2026-08-16 20:08:40.250923
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.