Artikel Ilmiah : B1B022033 a.n. AFIIFAH RYAS SALIMA PRIYONO

Kembali Update Delete

NIMB1B022033
NamamhsAFIIFAH RYAS SALIMA PRIYONO
Judul ArtikelMORPHOLOGICAL PROFILE OF SPINY AMARANTH (Amaranthus spinosus L.) AT DIFFERENT GROWING ALTITUDES
Abstrak (Bhs. Indonesia)Amaranthus spinosus L. merupakan tumbuhan liar yang termasuk dalam famili Amaranthaceae dan mampu tumbuh pada berbagai kondisi lingkungan, termasuk pada ketinggian tempat yang berbeda. Perbedaan ketinggian tempat memengaruhi faktor lingkungan seperti suhu, intensitas cahaya, dan kelembapan, yang dapat memengaruhi karakter morfologi tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan mikromorfologi daun dan makromorfologi Amaranthus spinosus yang tumbuh pada ketinggian tempat yang berbeda.

Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia, pada tiga ketinggian tempat, yaitu 168 mdpl, 576 mdpl, dan 692 mdpl. Sebanyak lima individu tanaman diambil sebagai sampel pada setiap ketinggian tempat. Ketinggian tempat digunakan sebagai variabel bebas, sedangkan mikromorfologi daun dan makromorfologi tumbuhan digunakan sebagai variabel terikat. Pengamatan mikromorfologi daun dilakukan dengan membuat preparat daun kemudian mengamatinya menggunakan mikroskop, sedangkan pengamatan makromorfologi dilakukan secara langsung terhadap keseluruhan bagian tumbuhan. Parameter mikromorfologi yang diamati meliputi tipe stomata dan trikoma, panjang stomata dan trikoma, lebar stomata dan trikoma, kerapatan stomata dan trikoma, serta bentuk sel epidermis adaksial dan abaksial. Parameter makromorfologi meliputi tinggi tanaman, panjang batang, tipe batang, bentuk batang, tekstur permukaan batang, warna ujung batang, warna pangkal batang, jumlah daun, panjang tangkai daun, panjang daun, lebar daun, susunan daun, warna tangkai daun, warna daun, tipe daun, pertulangan daun, tepi daun, tekstur permukaan daun, warna bunga, tipe bunga, posisi perbungaan, panjang perbungaan, tipe akar, dan panjang akar. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan secara signifikan memengaruhi sebagian besar parameter kuantitatif mikromorfologi daun dan makromorfologi tumbuhan, kecuali panjang daun. Sebaliknya, karakter kualitatif mikromorfologi daun dan makromorfologi tumbuhan menunjukkan sedikit variasi pada ketiga ketinggian tempat tumbuh. Stomata Amaranthus spinosus diklasifikasikan sebagai tipe anomositik, sedangkan trikomanya bertipe uniseriat. Variasi warna ditemukan pada batang dan daun, sedangkan bunga menunjukkan karakter warna yang sama pada ketiga ketinggian tempat tumbuh.
Abtrak (Bhs. Inggris)Amaranthus spinosus L. is a wild plant belonging to the family Amaranthaceae that is capable of growing under a wide range of environmental conditions, including different altitudes. Variations in altitude influence environmental factors such as temperature, light intensity, and humidity, which may affect the morphological characteristics of the plant. This study aimed to investigate and compare the leaf micromorphology and macromorphology of Amaranthus spinosus growing at different altitudes.
The research was conducted in Banyumas Regency, Central Java, Indonesia, at three altitudes, namely 168 masl, 576 masl, and 692 masl. Five plants were sampled at each altitude. Altitude was used as the independent variable, while leaf micromorphology and plant macromorphology were the dependent variables. Leaf micromorphology was observed by preparing leaf specimens and examining them under a microscope, whereas macromorphology was assessed through direct observation of the entire plant. The micromorphological parameters observed included stomatal and trichome types, stomatal and trichome length, stomatal and trichome width, stomatal and trichome density, and the shape of the adaxial and abaxial epidermal cells. The macromorphological parameters included plant height, stem length, stem type, stem shape, stem surface texture, stem apex color, stem base color, number of leaves, petiole length, leaf length, leaf width, leaf arrangement, petiole color, leaf color, leaf type, leaf venation, leaf margin, leaf surface texture, flower color, flower type, inflorescence position, inflorescence length, root type, and root length. Quantitative data were analyzed using analysis of variance (ANOVA), while qualitative data were analyzed descriptively.
The results showed that environmental factors significantly affected most quantitative parameters of leaf micromorphology and plant macromorphology, except for leaf length. In contrast, qualitative characteristics of leaf micromorphology and plant macromorphology showed little variation among the three growing altitudes. The stomata of Amaranthus spinosus were classified as anomocytic, while the trichomes were uniseriate. Variations in color were observed in the stems and leaves, while the flowers showed the same color characteristics at all three altitudes.
Kata kuncialtitude, Amaranthus spinosus, micromorphology, macromorphology
Pembimbing 1Prof. Dr. Pudji Widodo, M.Sc.
Pembimbing 2Drs. Sukarsa, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman42
Tgl. Entri2026-08-14 16:47:08.412016
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.