Artikel Ilmiah : C1H022039 a.n. ARIELLA RAISSA RAHMANINA

Kembali Update Delete

NIMC1H022039
NamamhsARIELLA RAISSA RAHMANINA
Judul ArtikelWHY SHOPPERS DON’T CHECK OUT: THE INFLUENCE OF CONSUMER CONFUSION ON SHOPPING CART ABANDONMENT THROUGH SHOPPING HESITATION AND ONLINE PROCRASTINATION, WITH SELF-EFFICACY AS A MODERATOR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebingungan konsumen terhadap pengabaian keranjang belanja melalui keraguan berbelanja dan prokrastinasi online, dengan efikasi diri sebagai variable moderasi. Penelitian ini berfokus pada konsumen belanja online di kawasan Asia-Pasifik yang pernah melakukan pengabaian keranjang belanja. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan data yang diperoleh dari 218 responden dan dianalisis menggunakan Covariance-Based Structural Equation Model (CB-SEM) dengan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebingungan konsumen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengabaian keranjang belanja, keraguan berbelanja, dan prokrastinasi online. Keraguan berbelanja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengabaian keranjang belanja, sedangkan prokrastinasi online tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengabaian keranjang belanja. Selanjutnya, keraguan berbelanja secara signifikan memediasi hubungan antara kebingungan konsumen dan pengabaian keranjang belanja, sedangkan prokrastinasi online tidak berperan sebagai mediator. Efikasi diri juga terbukti secara signifikan memoderasi hubungan antara kebingungan konsumen dan prokrastinasi online. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kebingungan konsumen dalam pengabaian keranjang belanja serta menunjukkan bahwa keraguan berbelanja berperan sebagai mekanisme psikologis yang penting yang menghubungkan kebingungan konsumen dengan pengabaian keranjang belanja.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to analyze the influence of consumer confusion on shopping cart abandonment through shopping hesitation and online procrastination, with self-efficacy as a moderating variable. This study focuses on online consumers in Asia-Pacific region who have experienced shopping cart abandonment. A quantitative approach was employed, with data collected from 218 respondents and analyzed using Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM) with AMOS. The results indicate that consumer confusion has a positive and significant effect on shopping cart abandonment, shopping hesitation, and online procrastination. Shopping hesitation has a positive and significant effect on shopping cart abandonment, while online procrastination does not significantly affect shopping cart abandonment. Furthermore, shopping hesitation significantly mediates the relationship between consumer confusion and shopping cart abandonment, whereas online procrastination does not perform a mediating role. Self-efficacy is also found to significantly moderate the relationship between consumer confusion and online procrastination. These findings highlight the important role of consumer confusion in shopping cart abandonment and demonstrate that shopping hesitation serves as an important psychological mechanism linking confusion to abandonment.
Kata kunciConsumer Confusion, Shopping Cart Abandonment, Shopping Hesitation, Online Procrastination, Self-Efficacy, Online Consumer Behavior, ECommerce
Pembimbing 1Dr. Weni Novandari, S.E., M.M.
Pembimbing 2Tiladela Luhita, S.E., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2026-08-14 15:35:24.674192
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.