| NIM | L1C022072 |
| Namamhs | GHEFIRA YASSIRLI |
| Judul Artikel | Analisis Risiko Lingkungan Pengendapan Sedimen Dasar Laut Jawa: Metode Geokimia Logam Berat |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Sedimen merupakan media utama dalam proses pengendapan dan penyimpanan logam berat yang berasal dari aktivitas alami maupun antropogenik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi jenis dan tingkat pencemaran logam berat pada sedimen vertikal, mengidentifikasi sumber utama sedimen, serta menganalisis proses akumulasi dan transportasi logam berat di perairan Laut Jawa. Metode yang digunakan meliputi uji X-Ray Fluorescence (XRF) untuk menentukan konsentrasi logam, Particle Size Analyzer (PSA) untuk analisis tekstur sedimen, serta perhitungan indeks geokimia seperti Indeks Geoakumulasi (Igeo) dan Enrichment Factor (EF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat (Pb, Ni, Cr, dan Zn) bervariasi dengan tren penurunan seiring bertambahnya kedalaman sedimen inti, dengan tingkat pencemaran secara umum tergolong rendah hingga moderat. Analisis rasio geokimia (K/Ti dan Ca/Ti) mengidentifikasi adanya variasi sumber sedimen, mulai dari dominasi material terigen di dekat daratan hingga peningkatan kontribusi karbonat laut di wilayah laut lepas. Proses akumulasi dan transportasi logam berat dipengaruhi oleh dinamika arus. Kecepatan arus yang rendah memengaruhi proses pengendapan fraksi halus (lanau dan lempung) yang memiliki kapasitas adsorpsi logam lebih tinggi dibandingkan wilayah dengan energi arus kuat. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Sediment is a primary medium for the deposition and storage of heavy metals originating from both natural and anthropogenic activities. This study aims to analyze the variations in types and pollution levels of heavy metals in vertical sediments, identify the primary sources of sediment, and analyze the accumulation and transport processes of heavy metals in the Java Sea waters. Methods employed include X-Ray Fluorescence (XRF) to determine metal concentrations, Particle Size Analyzer (PSA) for sediment texture analysis, and the calculation of geochemical indices such as the Geoaccumulation Index (Igeo) and Enrichment Factor (EF). The results indicate that heavy metal concentrations (Pb, Ni, Cr, and Zn) vary with a decreasing trend as core sediment depth increases, with pollution levels generally classified as low to moderate. Geochemical ratio analysis (K/Ti and Ca/Ti) identifies variations in sediment sources, ranging from the dominance of terrigenous materials near the mainland to an increased contribution of marine carbonates in offshore areas. The accumulation and transport processes of heavy metals are influenced by current dynamics. Low current velocities affect the deposition of fine fractions (silt and clay), which possess higher metal adsorption capacities compared to areas with high current energy. |
| Kata kunci | Kata kunci: geokimia, kecepatan arus, Laut Jawa, logam berat, risiko lingkungan, sedimen. |
| Pembimbing 1 | Ani Haryati, S.I.K., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Yani Permanawati, S.T., M.Si. |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2026-08-13 15:29:04.724923 |
|---|