Artikel Ilmiah : I1A022106 a.n. KENTI MEI LATIFAH

Kembali Update Delete

NIMI1A022106
NamamhsKENTI MEI LATIFAH
Judul ArtikelANALISIS SPASIAL KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI KECAMATAN AJIBARANG TAHUN 2023-2025
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Tuberkulosis paru menjadi masalah kesehatan global. Kabupaten Banyumas menempati posisi pertama TB tertinggi di Jawa Tengah, sedangkan Kecamatan Ajibarang mengalami peningkatan kasus dari 29 kasus (2022), 148 kasus (2024), dan 275 (2025). Distribusi kasus tidak merata perlu dianalisis secara spasial untuk mengidentifikasi wilayah berisiko tinggi dan mendukung pengendalian tuberkulosis tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui distribusi persebaran kasus tuberkulosis paru berdasarkan analisis spasial di Kecamatan Ajibarang tahun 2023-2025.

Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi ekologi dilaksanakan di 15 desa Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Variabel meliputi karakteristik umur dan jenis kelamin, kepadatan penduduk, penerima bantuan sosial, persentase rumah sehat, dan jarak fasilitas kesehatan (spasial). Data diperoleh dari laporan kasus Puskesmas Ajibarang I dan II tahun 2023-2025 serta titik koordinat tempat tinggal responden menggunakan Google Maps. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 654 kasus. Analisis meliputi analisis univariat dan analisis spasial berupa pemetaan overlay, dan buffering menggunakan QGIS.

Hasil Penelitian: Penderita TB paru didominasi kelompok usia dewasa 18-60 tahun (58,0%) dan laki-laki (61,0%). Desa Darmakradenan konsisten menjadi salah satu wilayah dengan kasus tertinggi. Mayoritas kasus berada pada desa berkepadatan penduduk tinggi, sedangkan distribusi berdasarkan penerima bantuan sosial dan persentase rumah sehat bervariasi. Mayoritas penderita bertempat tinggal pada jarak 1.200-3.000 meter dari fasilitas pelayanan kesehatan.

Kesimpulan: Persebaran kasus TB paru di Kecamatan Ajibarang tahun 2023-2025 menunjukkan pola yang tidak merata. Analisis spasial dapat mengidentifikasi wilayah prioritas tinggi sebagai dasar perencanaan program pengendalian TB yang lebih tepat sasaran.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Pulmonary tuberculosis (TB) remains a global health problem. Banyumas Regency ranks first in Central Java for TB cases, while Ajibarang Subdistrict experienced an increase from 29 cases in 2022 to 148 in 2024 and 275 in 2025. The uneven distribution of cases requires spatial analysis to identify high-risk areas and support targeted TB control. This study aimed to determine the spatial distribution of pulmonary TB cases in Ajibarang Subdistrict from 2023 to 2025.

Methods: A descriptive quantitative study with an ecological design was conducted in 15 villages in Ajibarang Subdistrict, Banyumas Regency. Variables included age, sex, population density, social assistance recipients, healthy home percentage, and distance to health facilities. Data were obtained from TB case reports of Ajibarang I and II Community Health Centers in 2023–2025 and residential coordinates collected using Google Maps. Total sampling was used, with 654 cases. Data were analyzed using univariate and spatial analyses, including mapping, overlay, and buffering in QGIS.

Results: Pulmonary TB patients were predominantly adults aged 18–60 years (58.0%) and males (61.0%). Darmakradenan consistently ranked among the villages with the highest number of cases. Most cases occurred in villages with high population density, while distributions based on social assistance recipients and healthy home percentages varied. Most patients lived 1,200–3,000 meters from health facilities.

Conclusion: Pulmonary TB cases in Ajibarang Subdistrict showed an uneven spatial distribution. Spatial analysis identified priority areas to support more targeted TB control planning.
Kata kunciAnalisis spasial, Buffering, Overlay, Sistem Informasi Geografis, Tuberkulosis paru
Pembimbing 1Sri Nurlaela, S.KM, M.Epid
Pembimbing 2Rosita Dwi Jayanti, S.KM, M.P.H
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2026-08-13 14:38:39.455666
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.