| NIM | H1B022081 |
| Namamhs | AULIA RIZKY ANDANI |
| Judul Artikel | PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI (RHA) TERHADAP RETAKAN TANAH DAN KOEFISIEN PERMEABILITAS TANAH |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tanah berplastisitas tinggi memiliki potensi retak susut yang tinggi akibat proses pengeringan, sehingga dapat memengaruhi karakteristik infiltrasi dan kemampuan tanah dalam meloloskan air. Penambahan abu sekam padi sebagai bahan stabilisasi diharapkan dapat memperbaiki karakteristik hidraulik tanah melalui perubahan struktur pori dan pengurangan perkembangan retakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan abu sekam padi terhadap perubahan kadar air, intensitas retakan, dan koefisien permeabilitas jenuh (Ks) pada tanah lempung berplastisitas tinggi. Penelitian dilakukan menggunakan variasi penambahan abu sekam padi sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. Pengamatan kadar air dan perkembangan retakan dilakukan pada hari ke-1, 3, 7, 14, 21, dan 28 selama proses pengeringan. Intensitas retakan dianalisis menggunakan metode Crack Intensity Factor (CIF) melalui pengolahan citra digital, sedangkan pengujian infiltrasi dilakukan menggunakan Double Ring Infiltrometer. Data infiltrasi kemudian dianalisis menggunakan model infiltrasi Philip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan abu sekam padi mampu menurunkan kadar air, menghambat perkembangan retakan, serta menurunkan nilai koefisien permeabilitas jenuh. Pada hari ke-28, nilai CIF menurun dari 28,63% pada tanah tanpa penambahan abu sekam padi menjadi 12,33% pada penambahan abu sekam padi sebesar 20%. Selain itu, nilai Ks juga menurun dari 8,922 × 10⁻⁶ m/detik menjadi 9,068 × 10⁻⁷ m/detik. Penambahan abu sekam padi tidak hanya mampu memperbaiki karakteristik hidraulik tanah lempung berplastisitas tinggi melalui penurunan retakan dan permeabilitas, tetapi juga berpotensi menjadi alternatif bahan stabilisasi yang ekonomis, ramah lingkungan, dan bernilai tambah melalui pemanfaatan limbah pertanian. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | High plasticity soil exhibits a high potential for shrinkage cracking due to the drying process, which can affect its infiltration characteristics and water transmission capacity. The addition of Rice Husk Ash (RHA) as a stabilizing material is expected to improve the soil's hydraulic characteristics through changes in pore structure and a reduction in crack development. This study aims to analyze the effect of rice husk ash addition on changes in water content, crack intensity, and saturated permeability coefficient (Ks) in high-plasticity clay. The research was conducted using rice husk ash addition variations of 0%, 5%, 10%, 15%, and 20%. Observations of water content and crack development were carried out on days 1, 3, 7, 14, 21, and 28 during the drying process. Crack intensity was analyzed using the Crack Intensity Factor (CIF) method through digital image processing, while infiltration testing was performed using a Double Ring Infiltrometer. The infiltration data were then analyzed using the Philip infiltration model. The results showed that the addition of rice husk ash was able to reduce water content, inhibit crack development, and decrease the saturated permeability coefficient. On day 28, the CIF value decreased from 28.63% in soil without rice husk ash addition to 12.33% in soil with 20% rice husk ash addition. In addition, the Ks value decreased from 8.922 × 10⁻⁶ m/s to 9.068 × 10⁻⁷ m/s. The addition of rice husk ash was not only able to improve the hydraulic characteristics of high-plasticity clay through reduced cracking and permeability, but also held potential as an economical, environmentally friendly, and value-added alternative stabilizing material through the utilization of agricultural waste. |
| Kata kunci | Tanah berplastisitas tinggi, abu sekam padi, retakan tanah, CIF, infiltrasi tanah, koefisien permeabilitas tanah. |
| Pembimbing 1 | Dr. Eng. Arwan Apriyono, S.T., M.Eng. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Sumiyanto, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2026-08-13 12:56:05.714392 |
|---|