Artikel Ilmiah : J1E022077 a.n. ZHILAN HAIDIR AKBAR
| NIM | J1E022077 |
|---|---|
| Namamhs | ZHILAN HAIDIR AKBAR |
| Judul Artikel | An Analysis of the Correlation Between Students’ Engagement on The Himedition’s English Lab Instagram Account and Their Scores in Fundamental Grammar (A Correlational Study of English Language Education Students at Universitas Jenderal Soedirman in the Academic Year 2025/2026) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini menyelidiki hubungan antara keterlibatan mahasiswa (student engagement) pada akun Instagram edukasi Himedition’s English Lab dengan hasil akademik formal dalam tata bahasa (grammar). Dengan menggunakan kerangka kerja Online Student Engagement (OSE) dari Dixson, penelitian ini menguji hubungan simultan dan parsial dari empat dimensi keterlibatan: Keterampilan (Skill), Emosional (Emotional), Performa (Performance), dan Agen (Agentic) terhadap skor hasil belajar Fundamental Grammar mahasiswa. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan melibatkan 157 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Jenderal Soedirman (N=157) sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dokumen tes akademik, kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi ganda dan regresi berganda menggunakan SPSS. Uji empiris secara simultan menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan pada tingkat moderat antara gabungan dimensi keterlibatan dan skor grammar (R=0,481,p<0,001), yang mengonfirmasi asumsi inti multidimensi dari teori OSE Dixson. Model kolektif ini menghasilkan koefisien determinasi (R^2=0,231) yang menunjukkan bahwa keempat dimensi keterlibatan tersebut secara kolektif memberikan kontribusi sebesar 23,1% terhadap varians hasil belajar grammar. Hal ini membuktikan bahwa antarmuka media sosial informal dapat berfungsi sebagai ruang pembelajaran alternatif yang fungsional. Secara parsial, dinamika yang berbeda ditemukan melalui analisis uji t. Keterlibatan Emosional muncul sebagai kontributor positif terkuat (B=0,967,p<0,001), diikuti oleh Keterlibatan Performa (B=0,777,p=0,015) dan Keterlibatan Agen (B=0,667,p=0,001). Sebaliknya, Keterlibatan Keterampilan menunjukkan hubungan negatif yang tidak signifikan (B=-0,119,p=0,426). Hal tersebut membuktikan bahwa konsumsi media secara pasif, seperti sekadar menggulir (scrolling) linimasa secara superfisial tanpa adanya pemrosesan kognitif yang aktif, tidak cukup untuk menguasai struktur kebahasaan yang kompleks. Temuan ini menunjukkan bahwa mengarahkan interaksi daring mahasiswa ke dalam linimasa media sosial yang sangat interaktif dan mendukung secara emosional dapat menjadi jalur strategis untuk melengkapi pembelajaran bahasa formal. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research investigated the relationship between students’ engagement on the Himedition’s English Lab Instagram account, an educational feed, and formal academic outcomes in grammar. Utilizing Dixson’s Online Student Engagement (OSE) framework, this research examined the simultaneous and partial connections of four engagement dimensions Skill, Emotional, Performance, and Agentic Engagement with students' Fundamental Grammar achievement scores. A quantitative correlational design was employed, involving 157 English Language Education students at Universitas Jenderal Soedirman (N=157) as the sample. Data were collected through online questionnaires and academic test documents, and analyzed using multiple correlation and multiple regression techniques via SPSS. The simultaneous empirical test revealed a statistically significant, moderate positive relationship between the combined engagement dimensions and grammar scores (R=0.481, p<.001), confirming the core multidimensional assumptions of Dixson's OSE theory. The collective model yielded a coefficient of determination (R^2=0.231), indicating that the four engagement dimensions collectively account for 23.1% of the variance in grammar achievement, demonstrating that an informal social media interface can serve as a functional alternative learning space. Partially, distinct dynamics were observed through regression analysis. Emotional Engagement emerged as the strongest positive contributor (B=0.967, p<.001), followed by Performance Engagement (B=0.777, p=.015) and Agentic Engagement (B=0.667, p=.001). Conversely, Skill Engagement exerted a non-significant negative relationship (B=-0.119, p=.426), demonstrating that passive media consumption, such as superficial scrolling without active cognitive processing, is insufficient for mastering complex linguistic structures. These findings suggest that channeling students' online interactions into highly interactive and emotionally supportive social media feeds serves as a strategic pathway to supplement formal language learning. |
| Kata kunci | Alternative LMS, Fundamental Grammar, Instagram, Online Student Engagement (OSE). |
| Pembimbing 1 | Novita Pri Andini, S.Pd., M.Pd |
| Pembimbing 2 | Nisa Roiyasa, S.Pd., M. TESOL |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 91 |
| Tgl. Entri | 2026-08-13 12:22:30.132237 |