Artikel Ilmiah : L1A022020 a.n. ANITA DESITA RAHMI
| NIM | L1A022020 |
|---|---|
| Namamhs | ANITA DESITA RAHMI |
| Judul Artikel | Ekowisata Perairan Berbasis Masyarakat sebagai Pengelolaan Berkelanjutan di Pantai Karangsong, Indramayu. |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pantai Karangsong merupakan salah satu destinasi wisata pesisir di Kabupaten Indramayu yang memiliki potensi sumber daya alam berupa pantai dan ekosistem mangrove. Pengelolaan kawasan wisata perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan ekowisata berbasis masyarakat (Community-Based Tourism). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal melalui analisis SWOT, serta mengevaluasi kontribusi ekowisata berbasis masyarakat terhadap pengelolaan berkelanjutan dengan mempertimbangkan daya dukung kawasan. Penelitian dilaksanakan pada Maret–April 2026 di Pantai Karangsong, Kabupaten Indramayu, menggunakan mixed methods (kualitatif dan kuantitatif) dengan teknik purposive sampling terhadap 40 responden. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan skala Likert, matriks IFAS-EFAS, dan analisis daya dukung kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat tergolong tinggi dengan nilai rata-rata 3,942. Analisis SWOT menunjukkan kondisi internal dan eksternal kawasan berada pada kategori sedang dengan skor IFAS 2,79 dan EFAS 2,45. Strategi pengelolaan yang direkomendasikan meliputi penguatan kolaborasi para pemangku kepentingan, pengembangan wisata berbasis mangrove, peningkatan kapasitas kelembagaan masyarakat, serta pembangunan infrastruktur perlindungan pantai. Nilai daya dukung kawasan sebesar 2.500 orang/hari yang menunjukkan bahwa aktivitas wisata harus berada dalam batas kapasitas lingkungan yang diperoleh. Dengan demikian, penerapan ekowisata berbasis masyarakat berpotensi mendukung pengelolaan Pantai Karangsong yang berkelanjutan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Karangsong Beach is one of the coastal tourism destinations in Indramayu Regency with considerable natural resource potential, including sandy beaches and mangrove ecosystems. Sustainable tourism management in the area requires the implementation of a Community- Based Tourism (CBT) approach. This study aimed to analyze community participation, identify internal and external factors using SWOT analysis, and evaluate the contribution of community-based ecotourism to sustainable management by considering the area's carrying capacity. The research was conducted from March to April 2026 at Karangsong Beach, Indramayu Regency, using a mixed-methods approach (qualitative and quantitative) with purposive sampling involving 40 respondents. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, and a literature review, and were analyzed using a Likert scale, IFAS–EFAS matrices, and carrying capacity analysis. The results showed that community participation was at a high level, with an average score of 3,942. The SWOT analysis indicated that both the internal and external conditions of the tourism area were at a moderate level, with IFAS and EFAS scores of 2,79 and 2,45, respectively. The recommended management strategies include strengthening stakeholder collaboration, developing mangrove-based tourism, enhancing community institutional capacity, and improving coastal protection infrastructure. The carrying capacity of the area was estimated at 2.500 visitors/day, indicating that tourism activities should remain within the environmental carrying capacity. Therefore, the implementation of community-based ecotourism has the potential to support the sustainable management of Karangsong Beach. |
| Kata kunci | Kata Kunci: Ekowisata berbasis masyarakat, Partisipasi masyarakat, Analisis SWOT, Daya dukung kawasan |
| Pembimbing 1 | Dr. Lilik Kartika Sari, S.Pi., M.Si. |
| Pembimbing 2 | I Gede Suweda Anggana Putera, S.Pi., M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 67 |
| Tgl. Entri | 2026-08-13 10:50:15.38965 |