Artikel Ilmiah : I1A022104 a.n. SIPTA FIRJATULLOH NUGROHO
| NIM | I1A022104 |
|---|---|
| Namamhs | SIPTA FIRJATULLOH NUGROHO |
| Judul Artikel | EVALUASI PELAKSANAAN POS PELAYANAN TERPADU (POSYANDU) INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURBALINGGA TAHUN 2026 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan bagian dari transformasi pelayanan kesehatan primer yang bertujuan memperluas cakupan pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup. Implementasi Posyandu ILP di wilayah kerja Puskesmas Purbalingga masih tergolong baru sehingga perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan program dengan tujuan yang telah ditetapkan, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan kendala dalam pelaksanaannya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Evaluasi dilakukan menggunakan model Context, Input, Process, Product (CIPP). Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Purbalingga pada bulan April - Mei 2026. Informan dipilih secara purposive yang terdiri atas informan kunci, informan utama, dan informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek context, pelaksanaan Posyandu ILP telah sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat berbasis siklus hidup serta didukung oleh kebijakan dan kerja sama lintas sektor, meskipun pemahaman masyarakat mengenai Posyandu ILP masih perlu ditingkatkan. Pada aspek input, ketersediaan sumber daya manusia, pelatihan kader, pendanaan, serta sarana dan prasarana secara umum telah mendukung pelaksanaan program, namun masih terdapat keterbatasan pada jumlah kader dan fasilitas pendukung. Pada aspek process, pelaksanaan Posyandu ILP telah mengikuti tahapan pelayanan sesuai pedoman, didukung koordinasi, monitoring, evaluasi, dan sistem pelaporan, meskipun partisipasi beberapa kelompok sasaran belum optimal. Pada aspek product, program menghasilkan data status gizi dan penyakit tidak menular sebagai dasar pemantauan kesehatan masyarakat, meningkatkan akses dan kepuasan terhadap pelayanan, namun masih menghadapi hambatan berupa rendahnya partisipasi sebagian kelompok sasaran. Kesimpulan: Pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di wilayah kerja Puskesmas Purbalingga secara umum telah berjalan dengan baik berdasarkan evaluasi model CIPP. Meskipun demikian, diperlukan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, penguatan kapasitas kader, penyediaan sarana dan prasarana yang lebih memadai, serta pengembangan strategi pelayanan agar partisipasi masyarakat meningkat dan pelaksanaan program menjadi lebih optimal. Kata kunci: evaluasi program, CIPP, Posyandu Integrasi Layanan Primer, pelayanan kesehatan primer, penelitian kualitatif. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: The Integrated Primary Care (ILP) Integrated Health Service Posts (Posyandu) are part of the transformation of primary health care aimed at expanding the coverage of life-cycle-based health services. The implementation of Posyandu ILP in the Purbalingga Community Health Center’s service area is still relatively new; therefore, an evaluation is needed to determine whether the program’s implementation aligns with its established objectives, as well as to identify supporting factors and obstacles in its implementation. Methods: This study employed a qualitative approach using a case study design. The evaluation was conducted using the Context, Input, Process, Product (CIPP) model. The research was carried out in the service area of the Purbalingga Community Health Center (Puskesmas) from April to Mei 2026. Informants were selected through purposive sampling and consisted of key informants, primary informants, and supporting informants. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document reviews, then analyzed using thematic analysis, which involved the stages of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was ensured through source triangulation and methodological triangulation. Results: The study findings indicate that, in terms of context, the implementation of the ILP Posyandu has been aligned with the needs of life-cycle-based community health services and supported by policies and cross-sectoral collaboration, although public understanding of the ILP Posyandu still needs to be improved. In terms of inputs, the availability of human resources, volunteer training, funding, and facilities and infrastructure generally supported program implementation; however, there were still limitations regarding the number of volunteers and supporting facilities. In terms of process, the implementation of the ILP Posyandu followed service stages in accordance with guidelines, supported by coordination, monitoring, evaluation, and reporting systems, although participation by some target groups was not yet optimal. In terms of the product, the program generates data on nutritional status and noncommunicable diseases as a basis for public health monitoring and improves access to and satisfaction with services; however, it still faces obstacles in the form of low participation among some target groups. Conclusion: The implementation of the Integrated Primary Care (ILP) Posyandu in the Purbalingga Community Health Center’s service area has generally proceeded well based on the CIPP model evaluation. Nevertheless, there is a need to increase public outreach, strengthen the capacity of community health workers, provide more adequate facilities and infrastructure, and develop service strategies to increase community participation and optimize program implementation. Keywords: program evaluation, CIPP, Integrated Primary Care Posyandu, primary health care, qualitative research. |
| Kata kunci | Kata kunci: evaluasi program, CIPP, Posyandu Integrasi Layanan Primer, pelayanan kesehatan primer, penelitian kualitatif. |
| Pembimbing 1 | Dr. Arih Diyaning Intiasari, S.K.M., M.P.H. |
| Pembimbing 2 | Waluyo Sejati, S.kep., Ns., M.M. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2026-08-12 13:45:39.158262 |