| NIM | H1E022063 |
| Namamhs | FARREL AZHAR PUTRA ADRIAN |
| Judul Artikel | Perancangan Kursi Ergonomis bagi Pengguna Kidal Menggunakan Metode Quality Function Deployment dan Fuzzy TOPSIS untuk Mengurangi Keluhan Musculoskeletal Disorders |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kursi kuliah konvensional umumnya dirancang untuk pengguna tangan kanan sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dan risiko musculoskeletal disorders (MSDs) bagi pengguna kidal, terutama pada leher, bahu, pergelangan tangan, dan punggung. Penelitian ini bertujuan merancang kursi kuliah ergonomis bagi pengguna kidal dengan mengintegrasikan metode Quality Function Deployment (QFD) dan Fuzzy TOPSIS. Data dikumpulkan melalui kuesioner Voice of Customer terhadap 20 responden awal dan kuesioner tingkat kepentingan terhadap 20 responden kidal, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. QFD digunakan untuk menerjemahkan 13 atribut kebutuhan pengguna menjadi 7 karakteristik teknis melalui House of Quality, sedangkan Fuzzy TOPSIS digunakan untuk mengevaluasi tiga alternatif desain berdasarkan penilaian dua expert panel. Hasil Technical Matrix menunjukkan luas permukaan dan ruang gerak meja (TR7) sebagai prioritas tertinggi dengan Normalized Raw Weight 19,47%, diikuti sudut kemiringan sandaran (TR2) sebesar 16,02%. Hasil evaluasi Fuzzy TOPSIS menetapkan Konsep B, dengan sudut sandaran 105° dan writing pad berukuran 27×30 cm, sebagai desain terbaik dengan nilai Closeness Coefficient sebesar 0,1116. Integrasi QFD dan Fuzzy TOPSIS terbukti mampu menghasilkan rancangan kursi kuliah ergonomis yang sesuai kebutuhan pengguna kidal secara objektif dan terukur. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Conventional lecture chairs are generally designed for right-handed users, causing discomfort and a risk of musculoskeletal disorders (MSDs) for left-handed users, particularly in the neck, shoulders, wrists, and back. This study aims to design an ergonomic lecture chair for left-handed users by integrating Quality Function Deployment (QFD) and Fuzzy TOPSIS. Data were collected through a Voice of Customer questionnaire from 20 initial respondents and an importance-level questionnaire from 20 left-handed respondents, followed by validity and reliability testing. QFD was used to translate 13 user-need attributes into 7 technical characteristics through a House of Quality, while Fuzzy TOPSIS was used to evaluate three design alternatives based on the assessment of two expert panels. The Technical Matrix results show that table surface area and hand clearance (TR7) is the highest priority, with a Normalized Raw Weight of 19.47%, followed by backrest angle (TR2) at 16.02%. The Fuzzy TOPSIS evaluation selected Concept B, with a 105° backrest angle and a 27×30 cm writing pad, as the best design with a Closeness Coefficient of 0.1116. The integration of QFD and Fuzzy TOPSIS proved capable of producing an ergonomic lecture chair design that objectively and measurably meets the needs of left-handed users. |
| Kata kunci | ergonomi, fuzzy TOPSIS, kidal, kursi kuliah, quality function deployment, pengguna kidal |
| Pembimbing 1 | Tri Wisudawati |
| Pembimbing 2 | Dandun Mahesa Prabowoputra |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 118 |
| Tgl. Entri | 2026-08-12 13:02:53.916142 |
|---|