Artikel Ilmiah : L1C022055 a.n. LYRA NAULAH TRIYA PUTRI

Kembali Update Delete

NIML1C022055
NamamhsLYRA NAULAH TRIYA PUTRI
Judul ArtikelIdentifikasi Molekuler dan Dinamika Pertumbuhan Coral-Killing Sponge Chalinula sp. pada Ekosistem Terumbu Karang di Perairan Arborek, Raja Ampat
Abstrak (Bhs. Indonesia)Coral-killing sponges merupakan spons yang berinteraksi dengan karang
hidup dan dapat menyebabkan kematian jaringan karang. Salah satu coral-killing
sponge yang ditemukan di perairan Raja Ampat adalah Chalinula sp., tetapi
informasi mengenai identitas, pertumbuhan, prevalensi, dan asosiasinya dengan
karang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi Chalinula sp.,
mengetahui pertumbuhan dan prevalensinya, serta mengidentifikasi genus
karang yang berasosiasi dengannya di Pulau Arborek, Raja Ampat. Penelitian
dilakukan di East Arborek dan West Arborek pada kedalaman 5 dan 10 m.
Identifikasi dilakukan berdasarkan karakter morfologi dan molekuler
menggunakan gen COI, sedangkan pertumbuhan dan prevalensi diamati secara
berkala melalui pengukuran luas koloni menggunakan ImageJ. Hasil
menunjukkan bahwa berdasarkan karakter morfologi dan ukuran spikula,
spesimen diidentifikasi sebagai Chalinula nematifera, sedangkan amplifikasi gen
COI tidak menghasilkan produk PCR. Prevalensi berkisar 5,6–17,7%, dengan laju
pertumbuhan −2,73 hingga 1,30 cm²/hari dan perubahan luas total −82 hingga 39
cm². C. nematifera berasosiasi dengan 33 genus karang, dengan Montipora sebagai
salah satu genus yang paling banyak ditemukan. Penelitian menunjukkan bahwa
C. nematifera memiliki variasi prevalensi, pertumbuhan, dan asosiasi dengan
genus karang antarstasiun dan kedalaman.
Abtrak (Bhs. Inggris)Coral-killing sponges are sponges that interact with living corals and can
cause coral tissue mortality. One of the coral-killing sponges found in Raja Ampat
waters is Chalinula sp., but information regarding its identity, growth, prevalence,
and association with corals remains limited. This study aimed to identify Chalinula
sp., determine its growth and prevalence, and identify coral genera associated
with it in Arborek Island, Raja Ampat. The study was conducted at East Arborek
and West Arborek at depths of 5 and 10 m. Identification was conducted based on
morphological and molecular characteristics using the COI gene, while growth
and prevalence were monitored periodically by measuring colony area using
ImageJ. The results showed that, based on morphological characteristics and
spicule size, the specimens were identified as Chalinula nematifera, whereas COI
gene amplification did not produce a PCR product. Prevalence ranged from 5.6–
17.7%, with a growth rate of −2.73 to 1.30 cm²/day and total area change ranging
from −82 to 39 cm². C. nematifera was associated with 33 coral genera, with
Montipora being one of the most frequently observed genera. The study indicates
that C. nematifera exhibited variations in prevalence, growth, and association with
coral genera among stations and depths.
Kata kunciChalinula nematifera; coral-killing sponge; pertumbuhan; karang inang; Arborek
Pembimbing 1Dr. rer.nat. Riyanti, S.T., M.Biotech
Pembimbing 2Dr.Ir.Tjahjo Winanto, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman106
Tgl. Entri2026-08-12 10:48:40.650205
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.