Artikel Ilmiah : F1B022062 a.n. DONI KURNIAWAN
| NIM | F1B022062 |
|---|---|
| Namamhs | DONI KURNIAWAN |
| Judul Artikel | Implementasi Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi Oleh Dinas Koperasi, UKM Dan Perdagangan Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Program pemberdayaan dan pengembangan koperasi bertujuan untuk meningkatkan kinerja koperasi. Namun kinerja koperasi di kabupaten Banyumas masih belum optimal yang ditunjukkan oleh menurunnya persentase koperasi sehat ddan akitf. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja implementasi program tersebut. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta pemilihan informan secara purposive sampling pada DKUKMP, pengurus koperasi serta anggota koperasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program belum optimal, ditandai dengan keterbatasan anggaran dan sumber daya pelaksana, belum jelasnya penetapan sasaran penerima program, serta pola pendampingan yang lebih berfokus pada koperasi aktif. Sehingga manfaat program belum dirasakan secara merata oleh seluruh koperasi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The cooperative empowerment and development program aims to improve cooperative performance. However, the performance of cooperatives in Banyumas Regency remains suboptimal, as indicated by the declining percentage of healthy and active cooperatives. This study aims to describe the implementation performance of the program. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. Informants were selected using purposive sampling and included officials from the Department of Cooperatives, Micro, Small and Medium Enterprises, and Trade (DKUKMP), cooperative managers, and cooperative members. The data were analyzed using the interactive analysis model and source triangulation. The findings indicate that the program implementation has not yet been optimal due to limited budgets and human resources, unclear criteria for determining program beneficiaries, and an assistance pattern that primarily focuses on active cooperatives. Consequently, the program's benefits have not been distributed evenly among all cooperatives. |
| Kata kunci | Implementasi, Pemberdayaan, Pengembangan, Koperasi |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Wahyuningrat, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Tobirin, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dra. Lilis Sri Sulistiani, M.M |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2026-08-12 10:46:56.569046 |