Artikel Ilmiah : F1F022003 a.n. RIZKI SITI WULANDARI
| NIM | F1F022003 |
|---|---|
| Namamhs | RIZKI SITI WULANDARI |
| Judul Artikel | Faktor-Faktor Penghambat Implementasi Kepatuhan Indonesia terhadap Konvensi ILO No.182 dalam Penanganan Kasus Pekerja Anak (2022-2024) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penghambat implementasi kepatuhan Indonesia terhadap Konvensi ILO No. 182 tentang Larangan dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak dalam Penanganan kasus pekerja anak periode 2022-2024. Meskipun Indonesia telah meratifikasi konvensi tersebut sejak tahun 2000 dan mengintegrasikannya ke dalam berbagai instrumen hukum nasional, data Badan Pusat Statistik menunjukan bahwa presentase pekerja anak usia 10-17 tahun tetap mengalami fluktuasi di atas 2% sepanjang 2022-2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data studi dokumen serta dianalisis menggunakan non-compliance theory dari Chayes Chayes. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketidakpatuhan Indonesia bersumber dari tiga faktor struktural yang saling berkaitan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to analyze the inhibiting factors behind Indonesia's compliance implementation with ILO Convention No. 182 on the Prohibition and Immediate Action for the Elimination of the Worst Forms of Child Labour in addressing child labor cases during the 2022-2024 period. Although Indonesia ratified the convention in 2000 and incorporated it into various national legal instruments, data from the Central Statistics Agency (BPS) indicate that the percentage of child laborers aged 10-17 has consistently fluctuated above 2% throughout 2022-2024. This research employs a descriptive qualitative method with document study as the data collection technique, analyzed through the non-compliance theory developed by Chayes Chayes. This study concludes that Indonesia's non-compliance is not driven by unwillingness to comply, but rather by structural obstacles that require legal framework updates, institutional capacity strengthening, and adaptation to contemporary developments. |
| Kata kunci | Konvensi ILO No. 182, pekerja anak, kepatuhan, non-compliance theory. |
| Pembimbing 1 | Arum Tri Utami, S.I.P., M.A |
| Pembimbing 2 | Soni Martin Anwar, S.I.P., M.A |
| Pembimbing 3 | Rifka Amalia, S.Sos., M.A |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 70 |
| Tgl. Entri | 2026-08-11 10:43:46.418167 |