| NIM | L1C020035 |
| Namamhs | SHADDAM ILHAN DAFFAUL FARUQ |
| Judul Artikel | Studi Prevalensi Penyakit Karang pada Karang Keras (Scleractinia) di Wilayah Barat Kepulauan Karimunjawa |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Terumbu karang merupakan ekosistem laut dengan fungsi ekologis penting, namun rentan terhadap tekanan lingkungan, termasuk penyakit karang yang dapat menurunkan kesehatan karang keras (Scleractinia) dan memicu degradasi terumbu. Penelitian ini bertujuan menganalisis tutupan karang keras, mengidentifikasi jenis penyakit karang, serta menentukan prevalensi penyakit di wilayah barat Kepulauan Karimunjawa. Lokasi penelitian ini dipilih karena merupakan kawasan yang sering dikunjungi wisatawan untuk kegiatan penyelaman diving dan snorkeling. Pengambilan data tutupan karang keras dilakukan menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT), sedangkan penyakit karang dilakukan dengan metode Visual Census. Data tutupan karang keras dianalisis menggunakan aplikasi CPCe, sedangkan prevalensi penyakit dihitung menggunakan rumus prevalensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata tutupan karang keras pada ketiga stasiun termasuk dalam kategori sedang, yaitu 47,79%. Kemudian, terdapat tujuh jenis penyakit karang yang teridentifikasi, yaitu White Syndrome, White Plague, Growth Anomalies, White Spot, White Band Disease, Black Band Disease, dan Pink Spot. Nilai rata-rata prevalensi penyakit karang pada ketiga stasiun tersebut mencapai 43,79%. Nilai prevalensi penyakit tersebut menunjukkan adanya gangguan kondisi perairan yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan karang sehingga diperlukan upaya pengamatan jangka panjang di lokasi tersebut. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Coral reefs are marine ecosystems with important ecological functions; however, they are highly vulnerable to environmental pressures, including coral diseases that can reduce the health of hard corals and accelerate reef degradation. This study aimed to analyze hard coral cover, identify coral disease types, and determine disease prevalence in the western waters of the Karimunjawa Islands. The study sites were selected because they are frequently visited for marine tourism activities. Hard coral cover data were collected using the Underwater Photo Transect (UPT) method, while coral disease data were obtained through the Visual Census method. Hard coral cover was analyzed using Coral Point Count with Excel extensions (CPCe) software, whereas disease prevalence was calculated using the prevalence formula. The results showed that the average hard coral cover across the stations was classified as moderate, with a value of 47.79%. Seven coral disease types were identified, namely White Syndrome, White Plague, Growth Anomalies, White Spot, White Band Disease, Black Band Disease, and Pink Spot. The average coral disease prevalence across the stations reached 43,79%. This value indicates potential disturbances in environmental conditions that may adversely affect coral growth, highlighting the need for long term observation in the study area. |
| Kata kunci | Karang keras (Scleractinia), Kepulauan Karimunjawa, penyakit karang, prevalensi, terumbu karang. |
| Pembimbing 1 | Dr. rer.nat. Riyanti, S. T., M. Biotech. |
| Pembimbing 2 | Bonifacius Arbanto, ST., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 107 |
| Tgl. Entri | 2026-08-11 10:36:15.037929 |
|---|