Artikel Ilmiah : G1A009121 a.n. UNGGUL ANUGRAH PEKERTI

Kembali Update Delete

NIMG1A009121
NamamhsUNGGUL ANUGRAH PEKERTI
Judul ArtikelHUBUNGAN KADAR ANTI-MULLERIAN HORMON (AMH) DENGAN SIKLUS HAID TIDAK TERATUR
PADA MAHASISWI JURUSAN KEDOKTERAN
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU – ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Anti Mullerian hormone (AMH) adalah zat penghambat mullerian, AMH merupakan hormon protein untuk perkembangan folikel. Siklus haid yang terjadi pada interval pola haid kurang dari 21 atau lebih dari 35 hari dengan rentang waktu perdarahan uterus normal kurang dari 3 atau lebih dari 7 hari disebut siklus menstruasi atau haid yang tidak teratur Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat Hubungan Kadar Anti-Mullerian Hormon (AMH) Dengan Siklus Haid Tidak Teratur Pada Mahasiswi Jurusan Kedokteran Fakultas Kedokteran Dan Ilmu – Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman Metode : Penelitian ini dilakukan pada 26 Mahasiswi Universitas Jendral Soedirman Purwokerto menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross - sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling dan disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Responden diminta untuk puasa 12 jam lalu diambil darah sebanyak 10 cc. Analisis data hasil pemeriksaan AMH uji chi square yang di lanjutkan uji kontingensi dengan uji alt Lambda. Hasil : Hasil dari pemeriksaan AMH pada kelompok siklus haid tidak teratur sebesar 9.20 ng/ml. Hal tersebut menunjukkan hasil yang lebih tinggi dari kelompok siklus haid teratur yaitu sebesar 4.28 ng/ml. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara Kadar Anti-Mullerian Hormon (AMH) Dengan Siklus Haid Tidak Teratur Pada Mahasiswi Jurusan Kedokteran Fakultas Kedokteran Dan Ilmu – Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman (p<0,005) dengan nilai 95% CI = 1,828 – 83,767 dengan kekuatan Hubungan yang sedang Kesimpulan : Terdapat hubungan yang kuat antara Kadar Anti-Mullerian Hormon (AMH) Dengan Siklus Haid Tidak Teratur Pada Mahasiswi Jurusan Kedokteran Fakultas Kedokteran Dan Ilmu – Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman. Pernyataan tersebut menunjukan hubungan yang sangat kuat bahwa AMH yang abnormal akan menyebabkan siklus haid yang tidak teratur, sedangkan AMH yang normal akan memiliki siklus haid yang normal.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : Anti-Mullerian hormone (AMH), also known as Müllerian inhibiting substance, is a protein hormone to follicle development. Menstrual cycle that occurs outside the normal state or the interval pattern of menstruation that is less than 21 or more than 35 days with normal uterine bleeding time span of less than 3 or more than 7 days is irregular menstrual cycles. Objective : This study aimed to know the association AMH level and irregularly menstrual cycle at student of medical faculy and health sciences Jenderal Soedirman University. Method : This study was done at 26 subjects, use Analytic observational method with cross-sectional approach. Subjects was chosen by consecutive sampling technic and adapted to inclusion and exclusion criteria. Subjects asked to fasting 12 hours and then subject asked to collect their blood until reach 10 cc. Data analysis used chi square then followed to coefficient contingency test with alt lambda test. Result : The level of AMH in irregular menstrual cycle group is 8.87 ng/ml. It shows a higher yield than regular menstruation group (4.28 ng/ml). The result of this study there is have association between Anti mullerian hormone (AMH) level and irregularly menstrual cycle at student of medical faculy and health sciences Jenderal Soedirman University. p 0,001 and 95 % CI = 1,828 – 83,767 that showed there was moderate association. Conclusion : There is strong association between AMH level and unregularly menstrual cycle at student of medical faculy and health sciences Jenderal Soedirman University, The study shows a very strong association that abnormal of serum AMH will have irregular menstrual cycles, whereas AMH levels are relatively normal will have regular menstrual cycles.
Kata kunciMullerian Hormon, Siklus Haid Tidak Teratur
Pembimbing 1dr. Adi Setyawan, Sp.OG, KFER
Pembimbing 2dr. Mustofa, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.