Artikel Ilmiah : L1B022084 a.n. SADDAM ABIANSYAH PUTRA

Kembali Update Delete

NIML1B022084
NamamhsSADDAM ABIANSYAH PUTRA
Judul ArtikelPengaruh Perlakuan Transportasi yang Berbeda Terhadap Kelangsungan Hidup dan Kualitas Air Udang Neocaridina davidi
Abstrak (Bhs. Indonesia)Permasalahan utama dalam pengangkutan udang hias Neocaridina davidi dengan sistem tertutup adalah penurunan kualitas air dan tingkat kelangsungan hidup akibat stres selama transportasi durasi panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan tanaman air
ganggang ekor tupai (Ceratophyllum demersum), zeolit, dan kombinasi keduanya dalam media transportasi sistem tertutup terhadap kelangsungan hidup dan kualitas air udang Neocaridina davidi. Metode penelitian menggunakan eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan: P0 (kontrol), P1 (Ceratophyllum demersum 5 g), P2 (zeolit 10 g), dan P3 (kombinasi Ceratophyllum demersum 5 g dan zeolit 10 g). Data dianalisis menggunakan One-Way ANOVA dan uji lanjut Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan transportasi memberikan pengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup udang (p<0,05). Tingkat kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan P3 sebesar 86,67 ± 5,77%, sedangkan terendah pada P0 sebesar 50,00 ± 10,00%. Penambahan kombinasi Ceratophyllum demersum dan zeolit mampu membantu mempertahankan kondisi media transportasi, dengan Ceratophyllum demersum
berperan sebagai shelter dan zeolit membantu mengendalikan akumulasi senyawa nitrogen. dalam media selama 72 jam pengangkutan. Kesimpulannya, kombinasi Ceratophyllum demersum dan zeolit merupakan perlakuan yang paling efektif dalam penelitian ini untuk meningkatkan kelangsungan hidup davidi selama transportasi sistem tertutup.
Abtrak (Bhs. Inggris)The primary challenge in transporting ornamental shrimp Neocaridina davidi in
closed systems is the deterioration of water quality and survival rates due to physiological stress during long-distance transit. This study aimed to evaluate
the effects of adding hornwort (Ceratophyllum demersum), zeolite, and their combination on the survival rate and water quality of Neocaridina davidi during a 72-hour closed transportation period. The research employed an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD), comprising 4
treatments and 3 replicates: P0 (control), P1 (5 g Ceratophyllum demersum), P2 (10 g zeolite), and P3 (combination of 5 g Ceratophyllum demersum and 10 g zeolite). Data were analyzed using One-Way ANOVA and Tukey‟s HSD post-hoc test. Results indicated that the transportation treatments significantly affected survival rates (p<0.05). The highest survival rate was achieved in treatment P3
at 86.67 ± 5.77%, while the lowest was in P0 at 50.00 ± 10.00%. The addition of a combination of Ceratophyllum demersum and zeolite was able to help maintain the conditions of the transport medium, with Ceratophyllum demersum serving as
a shelter and zeolite helping to control the accumulation of nitrogen compounds in the medium during the 72-hour transport. In conclusion, the
combination of Ceratophyllum demersum and zeolite was the most effective treatment in this study for improving the survival of Neocaridina davidi during
closed-system transport.
Kata kunci Ceratophyllum demersum, Neocaridina davidi, kelangsungan hidup, kualitas air, zeolit.
Pembimbing 1Dr. Baruna Kusuma, S.Pi., M.P.
Pembimbing 2Rudy Wijaya, S.Pi., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman67
Tgl. Entri2026-08-10 00:23:20.975989
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.