Artikel Ilmiah : J1C022050 a.n. SITI ZAHIRA NUR'ALIMAH

Kembali Update Delete

NIMJ1C022050
NamamhsSITI ZAHIRA NUR'ALIMAH
Judul ArtikelIntimasi Tokoh Maria dan Tsugumi dalam Novel Tsugumi Karya Banana Yoshimoto (Kajian Psikososial Erikson)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tokoh Maria dan Tsugumi dalam novel Tsugumi karya Banana Yoshimoto yang diterbtkan pada tahun 1989 berdasarkan enam tahap awal teori psokososial Erik Erikson. Keenam tahap yang dikaji meliputi basic trust vs. basic mistrust, autonomy vs. shame and doubt, initiative vs. guilt, industry vs. inferiority, identity vs. role confusion, dan intimacy vs. isolation. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan metode deskriptif analitif dan teknik baca catat. Dalam delapan tahapan Psikososial Erikson, enam tahapan awal digunakan untuk penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Tsugumi dan tokoh Maria mengalami perkembangan psikososial yang berbeda namun saling melengkapi. Tokoh Maria menunjukkan basic trust yang stabil dengan orang di sekitarnya, industry yang berkembang, role confusion yang tersimpan dibalik kapasitas intimacy yang terbuka. Sementara itu, tokoh Tsugumi menunjukkan basic trust dan basic mistrust yang hampir seimbang, autonomy yang yang kuat sebagai bentuk penolakan terhadap segala bentuk ketergantungan, initiative yang juga kuat meski disertai guilt yang tersembunyi, inferiority dan role confusion yang terbentuk sebagai dampak kondisi fisiknya yang lemah sejak lahir, dan intimacy yang menutupi isolation yang sesungguhnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel Tsugumi karya Banana Yoshimoto menggambarkan perkembangan psikososial manusi yang kompleks dan tidak linear, dipengaruhi oleh kondisi fisik, latar belakang, dan dinamika relasi antartokoh.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to explore the characters of Maria and Tsugumi in the novel Tsugumi by Banana Yoshimoto, published in 1989, based on the first six stages of Erik Erikson’s psychososial development theory. The six stages examined include basic trust vs. basic mistrust, autonomy vs.shame and doubt, initiative vs. guilt, industry vs. inferiority, identity vs. role confusion, and intimacy vs. isolation.this study employs a literary psychology approach with a descriptive-analytic methos and read-and-note technique. Within Erikson’s eight stages of psychosocial development, the first six stages will be used to analyze both characters. The findings indicate that the characters of Tsugumi and Maria undergo distinc yet complementary patterns of psychosocial development. Maria demonstrates stable basic trust towards those around her, developing industry, and role confusion concealed beneath her capacity for intimacy. Tsugumi, meanwhile, displays a nearly balanced coexistence of basic trust and basic mistrust, strong autonomy as a form of rejection againsts all forms of dependence, equally strong initiative accompanied by concealed guilt, inferiority and role confusion shaped by her frail physical condition since birth, and intimacy that masks an underlying isolation. This study concludes that Banana Yoshimoto’s novel Tsugumi portrays human psychosocial development as a complex and non-linear process, shaped by physical condition, personal background, and the dynamics of interpersonal relationships between characters.

Keywords: Banana Yoshimoto, character personality development, Eriksonian psychosocial development, literary psychology, novel Tsugumi
Kata kunciBanana Yoshimoto, novel Tsugumi, psikologi sastra, psikososial Erikson, perkembangan kepribadian tokoh
Pembimbing 1Muammar Kadafi, S.S., M.A.
Pembimbing 2Heri Widodo, S.S., M.A.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman95
Tgl. Entri2026-08-09 18:38:01.848288
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.