| NIM | F1C022098 |
| Namamhs | YUNIAR ARRAFI GUSTANTI |
| Judul Artikel | TANTANGAN PROSES ADAPTASI DIGITAL GENERASI DIGITAL IMMIGRANT PADA KARYAWAN SUARA MERDEKA NETWORK SEMARANG
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Transformasi digital dalam industri media menuntut seluruh karyawan untuk mampu beradaptasi dengan berbagai teknologi digital yang digunakan dalam proses produksi berita, komunikasi, dan distribusi informasi. Perubahan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi generasi digital immigrant, yaitu individu yang lahir sebelum berkembangnya teknologi digital dan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang semakin terdigitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan yang dialami oleh generasi digital immigrant dalam proses adaptasi terhadap penggunaan media digital di lingkungan kerja Suara Merdeka Network Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma kontruktivisme. Informan penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu empat aryawan Suara Merdeka Network yang memiliki usia lebih dari 50 tahun dan bekerja di divisi redaksi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi digital immigrant menghadapi berbagai tantangan dalam proses adaptasi digital, meliputi kesulitan menguasai teknologi digital dan sistem manajemen konten (Content Management System/CMS), hambatan komunikasi berbasis teknologi, perbedaan tingkat literasi digital antargenerasi, serta munculnya kecemasan dan kurangnya rasa percaya diri dalam menggunakan platform digital baru. Meskipun demikian, para karyawan berupaya beradaptasi melalui proses belajar mandiri, pengalaman kerja, dukungan rekan kerja, dan pelatihan yang diberikan perusahaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa adaptasi digital tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan individu dalam menggunakan teknologi, tetapi juga oleh perubahan lingkungan media dan budaya kerja organisasi. Oleh karena itu, dukungan organisasi yang berkelanjutan diperlukan agar karyawan digital immigrant dapat tetap berkontribusi secara optimal di era media digital. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Digital transformation in the media industry requires employees to adapt to various digital technologies used in news production, communication, and information distribution. This shift poses particular challenges for digital immigrants, individuals who were born before the widespread development of digital technology and must adjust to an increasingly digitalized work environment. This study aims to identify the challenges experienced by digital immigrants in adapting to the use of digital media at Suara Merdeka Network Semarang. This study employed a descriptive qualitative method within a constructivist paradigm. Informants were selected using purposive sampling and consisted of four Suara Merdeka Network employees aged over 50 years who work in the editorial division. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that digital immigrants face several challenges in the adaptation process, including difficulties in mastering digital technologies and the Content Management System (CMS), technology-based communication barriers, differences in digital literacy across generations, and feelings of anxiety and low self-confidence when using new digital platforms. Despite these challenges, employees attempt to adapt through self-directed learning, work experience, support from colleagues, and company-provided training. The study also reveals that digital adaptation is influenced not only by individual technological competence but also by changes in the media environment and organizational work culture. Therefore, continuous organizational support is essential to help digital immigrant employees remain productive and contribute effectively in the digital media era. |
| Kata kunci | Adaptasi digital, Digital Immigrant, Transformasi digital, Media digital, Suara Merdeka Network |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Shinta Prastyanti, S.IP., M.A |
| Pembimbing 2 | Kilau Riksaning Ayu, S.I.Kom., M.I.Kom |
| Pembimbing 3 | Dr. Agoeng Noegroho, S.Sos., M.Si |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2026-08-06 11:31:53.230074 |
|---|