Artikel Ilmiah : C2A024014 a.n. TATANG SUKMA WIJAYA

Kembali Update Delete

NIMC2A024014
NamamhsTATANG SUKMA WIJAYA
Judul ArtikelMandiri Atau Bergantung? Analisis Desentralisasi Fiskal dan Belanja Daerah di Kabupaten Kuningan
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pelaksanaan otonomi daerah menuntut Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kemandirian keuangan guna mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari Pemerintah Pusat. Penelitian ini menganalisis tingkat kemandirian keuangan daerah serta keterkaitan antara Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, belanja modal, dan belanja operasi di Kabupaten Kuningan dalam kurun waktu 2004–2020. Penelitian menggunakan data sekunder yang dianalisis dengan pendekatan Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) dan metode Regresi Linier Berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata DDF Kabupaten Kuningan sebesar 8,31 persen yang termasuk dalam kategori Sangat Kurang, sehingga mengindikasikan rendahnya tingkat kemandirian keuangan daerah. Temuan empiris menunjukkan bahwa PAD tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal, namun berpengaruh positif terhadap belanja operasi. Sementara itu, dana perimbangan berpengaruh signifikan dan positif terhadap belanja modal maupun belanja operasi. Hasil penelitian ini menegaskan tingginya ketergantungan fiskal Kabupaten Kuningan terhadap dana transfer dari Pemerintah Pusat serta menunjukkan bahwa pengelolaan belanja daerah masih didominasi oleh belanja operasi dibandingkan belanja modal.
Abtrak (Bhs. Inggris)The implementation of regional autonomy requires Local Governments to strengthen their financial independence in order to reduce their reliance on transfer funds from the Central Government. This study analyzes the level of regional financial independence and examines the relationship between Local Own-Source Revenue, intergovernmental transfer funds, capital expenditure, and operating expenditure in Kuningan Regency during the 2004–2020 period. The study employs secondary data, which are analyzed using the Fiscal Decentralization Degree approach and Multiple Linear Regression analysis. The findings reveal that the average Fiscal Decentralization Degree of Kuningan Regency is 8.31%, which falls into the Very Low category, indicating a low level of regional financial independence. The empirical results show that Local Own-Source Revenue has no significant effect on capital expenditure but has a positive effect on operating expenditure. Meanwhile, intergovernmental transfer funds have a significant and positive effect on both capital expenditure and operating expenditure. These findings confirm Kuningan Regency’s high fiscal dependence on transfer funds from the Central Government and indicate that regional expenditure management remains predominantly focused on operating expenditure rather than capital expenditure.
Kata kunciKemandirian Keuangan Daerah, Pendapatan Asli Daerah, Kuningan
Pembimbing 1Dr. Kikin Windhani, S.E., M.Ec.Dev.
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2026-08-05 17:16:54.815645
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.