| NIM | H1B022107 |
| Namamhs | SEPTIA AYU KENCANA UNGU |
| Judul Artikel | Evaluasi Kinerja Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Slinga Kabupaten Purbalingga |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini mengevaluasi kinerja jaringan irigasi Daerah Irigasi (DI) Slinga Kiri, Kabupaten Purbalingga, yang mengandalkan Sungai Klawing melalui Bendung Slinga. Dengan luas rancangan operasional 435,90 Ha dan luas terairi aktual 411,93 Ha, serta pola tanam Padi–Padi–Padi berdasarkan Keputusan Bupati Purbalingga Nomor 600/324 Tahun 2025, evaluasi ini penting mengingat kesenjangan antara luas rencana dan luas yang terlayani. Metodologi meliputi perhitungan hujan andalan (R80) dengan Metode Basic Year, debit andalan (Q80) Sungai Klawing menggunakan Metode Weibull, evapotranspirasi potensial (ET₀) dengan Metode Hargreaves-Samani, kebutuhan air penyiapan lahan (Ir) dengan Metode Van de Goor dan Zijlstra, kebutuhan air bersih di sawah (NFR), kebutuhan air di bangunan pengambilan (DR), serta Neraca Air yang membandingkan debit andalan Q80 terhadap total kebutuhan air di intake (Qk). Efisiensi diukur dari debit saluran primer, sementara efektivitas dihitung berdasarkan Indeks Areal (IA). Hasil menunjukkan Q80 Sungai Klawing berkisar 239,48 l/dt (Oktober II) hingga 2.588,45 l/dt (Desember II). NFR tertinggi 6,72 mm/hari pada Agustus I dengan DR = 1,20 l/dt/ha. Dari 24 periode setengah bulanan, 6 periode mengalami defisit dengan defisit terbesar −0,22 m³/dt pada Agustus I. Efisiensi saluran primer 90% (memenuhi standar KP-01), dan efektivitas irigasi (IA) 94,50% (kategori sangat baik menurut KP-03). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | — This study evaluates the performance of the Slinga Kiri Irrigation Area (DI) network in Purbalingga Regency, which relies on the Klawing River via Bendung Slinga. With an operational design area of 435.90 Ha, an actual irrigated area of 411.93 Ha, and a Paddy–Paddy–Paddy cropping pattern based on Purbalingga Regent Decree No. 600/324 of 2025, this evaluation is crucial given the gap between the planned and served areas. Methodology includes R80 dependable rainfall using the Basic Year Method, Q80 dependable discharge of the Klawing River using the Weibull Method, ET₀ using the Hargreaves-Samani method, land preparation water requirements (Ir) using the Van de Goor and Zijlstra method, NFR, DR, and water balance analysis comparing Q80 against total intake demand (Qk). Efficiency is measured from primary canal discharge, while effectiveness is calculated using the Area Index (IA). Results show Q80 ranges from 239.48 l/s (October II) to 2,588.45 l/s (December II). The highest NFR was 6.72 mm/day in August I with DR = 1.20 l/s/ha. Of 24 semi-monthly periods, 6 experienced deficit with the largest deficit of −0.22 m³/s in August I. Primary canal efficiency reached 90% (KP-01 standard), and irrigation effectiveness (IA) was 94.50% (KP-03). |
| Kata kunci | Daerah Irigasi Slinga Kiri, evaluasi kinerja irigasi, kebutuhan air irigasi, neraca air, efisiensi dan efektivitas irigasi. |
| Pembimbing 1 | Ir. Sanidhya Nika Purnomo, S.T., M.T., Ph.D., IPM. |
| Pembimbing 2 | Dr. Eng. Ir. Purwanto Bekti Santoso, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2026-08-05 14:54:25.273446 |
|---|