Artikel Ilmiah : K1A022030 a.n. ZUFAIROTUL ISTIQOMAH

Kembali Update Delete

NIMK1A022030
NamamhsZUFAIROTUL ISTIQOMAH
Judul ArtikelKAJIAN POTENSI PEWARNA ALAMI PADA ROTAN DARI DAUN KETAPANG DAN AKAR MENGKUDU
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penggunaan pewarna sintetis pada industri kerajinan rotan masih banyak diterapkan
karena mampu menghasilkan warna yang beragam dan stabil. Namun, limbah yang
dihasilkan berpotensi mencemari lingkungan sehingga diperlukan alternatif
pewarna alami yang lebih ramah lingkungan, salah satunya berasal dari daun
ketapang (Terminalia catappa) dan akar mengkudu (Morinda citrifolia). Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis potensi ekstrak daun ketapang dan akar mengkudu
sebagai pewarna alami, mengkarakterisasi ekstrak, mengaplikasikannya pada
proses pewarnaan rotan, serta mengevaluasi efektivitasnya.
Penelitian meliputi ekstraksi bahan baku, karakterisasi ekstrak, identifikasi dan
analisis profil senyawa, aplikasi pewarnaan pada rotan, serta pengujian ketahanan
luntur terhadap pencucian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ekstraksi
menghasilkan 7,0 L ekstrak daun ketapang dan 7,8 L ekstrak akar mengkudu
dengan massa jenis masing-masing 1,0085 g/mL dan 1,0016 g/mL, serta tidak
berbeda nyata berdasarkan uji statistik (Sig. > 0,05). Ekstrak daun ketapang
berwarna cokelat kekuningan dengan panjang gelombang maksimum 455 nm pada
pengenceran ekstrak:akuades (1:10), sedangkan ekstrak akar mengkudu berwarna
cokelat kehitaman dengan panjang gelombang maksimum 415 nm pada
pengenceran ekstrak:akuades (1,5:10). Analisis Gas Chromatography–Mass
Spectrometry (GC-MS) dan Principal Component Analysis (PCA) menunjukkan
bahwa kedua ekstrak memiliki profil senyawa yang berbeda. Aplikasi ekstrak pada
rotan menghasilkan variasi warna sesuai jenis ekstrak dan mordan, dengan
aluminium triformat menghasilkan warna yang lebih gelap dan ketahanan luntur
terhadap pencucian yang lebih baik dibandingkan tawas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun ketapang dan akar mengkudu
berpotensi sebagai pewarna alami yang ramah lingkungan dan dapat menjadi
alternatif pengganti pewarna sintetis pada proses pewarnaan rotan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Synthetic dyes are still widely used in the rattan handicraft industry because they
produce a wide range of stable colors. However, the wastewater generated from
their use may cause environmental pollution. Therefore, environmentally friendly
natural dyes are needed as alternatives, including those derived from ketapang
(Terminalia catappa) leaves and noni (Morinda citrifolia) roots. Nevertheless, the
characteristics of these extracts and their effectiveness as natural dyes for rattan
have not been fully investigated. This study aimed to evaluate the potential of
ketapang leaf and noni root extracts as natural dyes, characterize the extracts,
apply them to the rattan dyeing process, and assess their effectiveness.
The research involved extraction, extract characterization, compound
identification, compound profile analysis, application of the extracts to rattan, and
washing fastness testing. The extraction process produced 7.0 L of ketapang leaf
extract and 7.8 L of noni root extract, with densities of 1.0085 g/mL and 1.0016
g/mL, respectively, showing no significant difference (Sig. > 0.05). The ketapang
leaf extract was yellowish-brown with a maximum absorption wavelength of 455
nm at an extract-to-distilled water dilution ratio of 1:10, whereas the noni root
extract was dark brown with a maximum absorption wavelength of 415 nm at a
dilution ratio of 1,5:10. Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS) and
Principal Component Analysis (PCA) revealed distinct compound profiles between
the extracts. Application of the extracts to rattan produced different color shades
depending on the extract and mordant used. Aluminium triformate mordant
produced darker colors and better washing fastness than alum mordant.
The findings demonstrate that ketapang leaf and noni root extracts have promising
potential as environmentally friendly natural dyes and can serve as alternatives to
synthetic dyes for rattan dyeing.
Kata kunciEkstraksi, GC-MS, Terminalia catappa, Morinda citrifolia, UV-Vis
Pembimbing 1Ari Asnani, S.Si., M.c., Ph.D
Pembimbing 2Maya Ismayati, S.Si., M.Sc., Ph.D
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman90
Tgl. Entri2026-08-04 18:24:19.983045
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.