Artikel Ilmiah : H1E022074 a.n. SYAFINA PRAMESTI HIDAYAT

Kembali Update Delete

NIMH1E022074
NamamhsSYAFINA PRAMESTI HIDAYAT
Judul ArtikelPENERAPAN METODE TAGUCHI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS WARNA BATIK TULIS BERDASARKAN UJI KETAHANAN LUNTUR PENCUCIAN
(Studi Kasus: UMKM Harti Batik)
Abstrak (Bhs. Indonesia)UMKM Harti Batik merupakan produsen batik tulis berbahan mori primissima dengan berbagai motif. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah pada proses pewarnaan batik, dimana warna batik mudah luntur setelah pencucian berulang sehingga menyebabkan kualitas produk menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi pewarnaan yang optimal guna meningkatkan ketahanan luntur warna pada kain batik. Metode Taguchi dengan karakteristik kualitas larger the better digunakan untuk menentukan kombinasi parameter yang menghasilkan ketahanan luntur warna terbaik. Rancangan eksperimen menggunakan orthogonal array L9(3³) dengan tiga faktor kontrol dan tiga level, yaitu rasio bahan pengunci, persentase zat pewarna, dan waktu perendaman. Variabel respon yang digunakan adalah nilai ketahanan luntur warna berdasarkan uji pencucian. Analisis data dilakukan menggunakan perhitungan nilai rata-rata, signal to noise ratio (S/N ratio), analisis varians (ANOVA), dan eksperimen konfirmasi untuk validasi hasil optimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio bahan pengunci dan waktu perendaman berpengaruh terhadap ketahanan luntur warna, sedangkan persentase zat pewarna tidak berpengaruh signifikan. Eksperimen konfirmasi dilakukan menggunakan parameter optimal, yaitu rasio bahan pengunci 1:1, persentase zat pewarna 6%, dan waktu perendaman 2 jam. Kombinasi tersebut menghasilkan nilai rata-rata ketahanan luntur warna sebesar 4,5 yang termasuk dalam kategori baik. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam mengoptimalkan proses pewarnaan batik di UMKM Harti Batik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Harti Batik is a Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) producing hand-drawn cotton batik with various motifs. One of the problems encountered in the batik dyeing process is poor color fastness, as the batik color tends to fade after repeated washing, resulting in a decline in product quality. This study aimed to determine the optimal dyeing combination to improve the color fastness of batik fabric. The Taguchi method with the larger the better quality characteristic was employed to determine the parameter combination that produces the highest color fastness. The experiment was designed using an L9 (3³) orthogonal array consisting of three control factors at three levels, namely fixing agent ratio, dye ratio, and soaking time. The response variable was the color fastness value based on the wash fastness test. Data were analyzed using the mean, signal-to-noise (S/N) ratio, analysis of variance (ANOVA), and a confirmation experiment to validate the optimization results. The results showed that the fixing agent ratio and soaking time significantly affected color fastness, whereas the dye ratio had no significant effect. The confirmation experiment was conducted using the optimal parameters, namely a fixing agent ratio of 1:1, a dye percent of 6%, and a soaking time of 2 hours. This combination produced an average color fastness value of 4.5, which was classified as good. The results of this study can serve as a reference for optimizing the batik dyeing process at Harti Batik MSME.
Kata kunciDesign of Experiment, Metode Taguchi, Batik tulis, Ketahanan luntur, Uji pencucian
Pembimbing 1Zakiyyan Zain Alkaf, S.T., M.Sc.
Pembimbing 2Dr. Ing. Sugeng Waluyo, S.T., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman92
Tgl. Entri2026-08-03 14:49:30.067984
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.