Artikel Ilmiah : J1B022020 a.n. ALYA DHIYA ULHAK

Kembali Update Delete

NIMJ1B022020
NamamhsALYA DHIYA ULHAK
Judul ArtikelPrinsip Kesantunan Berbahasa pada Konten Roblox di Akun TikTok @iqbalperkerrr (Tinjauan Pragmatik)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berfokus pada pentingnya penerapan prinsip-prinsip kesantunan
berbahasa dalam komunikasi digital, khususnya pada tuturan antarkarakter atau
avatar dalam konten Roblox di akun TikTok @iqbalparkerrr. Meskipun komunikasi
berlangsung dalam suasana santai dan mencakup berbagai humor, tuturan yang
dihasilkan tetap mencerminkan pematuhan dan pelanggaran terhadap prinsip
kesantunan berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk
pematuhan dan pelanggaran dalam tuturan berdasarkan teori prinsip kesantunan
Leech serta menjelaskan fungsi tuturan berdasarkan pengelompokan maksim yang
telah teridentifikasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data
tuturan mengandung prinsip kesantunan diperoleh melalui metode Simak
menggunakan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) dan teknik catat. Data yang
diteliti memakai metode padan pragmatis dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu
(PUP) serta teknik lanjutan Hubung Banding Menyamakan (HBM) dan Hubung
Banding Membedakan (HBB). Hasil penelitian menunjukkan adanya pematuhan
dan pelanggaran terhadap maksim kesantunan Leech dengan dominasi bentuk
pematuhan. Hal ini menunjukkan bahwa para partisipan berupaya membangun
komunikasi yang harmonis, sementara pelanggaran digunakan tergantung konteks
situasi tutur. Selain itu, penelitian ini menemukan tiga fungsi kesantunan, yaitu
fungsi mengurangi jarak sosial (rapport building), fungsi melindungi muka (face
saving function), dan fungsi estetik dan pemicu humor (humor generation). Ketiga
fungsi tersebut menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa tidak hanya menjaga
hubungan sosial, tetapi juga membangun efek humor sesuai dengan komunikasi
digital.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study focuses on the importance of applying the principles of politeness in
digital communication, specifically regarding the speech exchanged between
characters or avatars in Roblox content on the TikTok account @iqbalparkerrr.
Although the communication takes place in casual atmosphere and involves various
forms of humor, the resulting speech reflects both adherence to and violations of
politeness principles. This research aims to describe the forms of adherence and
violations within the speech based on Leech’s politeness principles and explain the
function of speech based on identified maxims categories. This study uses a
qualitative descriptive method. Speech data containing politeness principles were
obtained through the Listening method using Simak Bebas Libat Cakap (SBLC)
technique and note-taking techniques. The data studied used the pragmatic
matching method with the basic technique of Selecting Determining Elements
(PUP) and the advanced techniques of Hubung Banding Menyamakan (HBM) and
Hubung Banding Membedakan (HBB). The results indicate the presence of both
adherence to and violations of Leech’s politeness maxims, with adherence being
the dominant pattern. This suggests that participants strive to establish harmonious
communication, while violations occur depending on the situational context.
Furthermore, the study identifies three politeness functions: reducing social
distance (rapport building), protecting face (face-saving function), and serving
aesthetic and humor-triggering purposes (humor generation). These functions
demonstrate that linguistic politeness not only maintains social relationships but
also generates humorous effects suited to the digital communication context.
Kata kunciKata Kunci: Pragmatik, Prinsip Kesantunan, TikTok, Roblox, @iqbalparkerrr
Pembimbing 1Dr. Farida Nuryantiningsih, S.S., M.Hum
Pembimbing 2Erwita Nurdiyanto, S.S., M.A
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman188
Tgl. Entri2026-08-01 15:16:44.650115
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.