Artikel Ilmiah : C1I022028 a.n. QORINA ILMI FATIA RACHMAN

Kembali Update Delete

NIMC1I022028
NamamhsQORINA ILMI FATIA RACHMAN
Judul ArtikelMarketing Strategy and Performance of an Agricultural Input Retail Botani Store: A Case Study in Tegal Regency, Indonesia
Abstrak (Bhs. Indonesia)Distribusi pupuk bersubsidi di tingkat desa masih menghadapi kendala kelangkaan, keterlambatan, dan ketidaktepatan sasaran yang berdampak pada produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Toko Botani hadir sebagai Penerima Pupuk Bersubsidi di Titik Serah (PPTS) resmi di Desa Prupuk Selatan, Kabupaten Tegal, untuk menjembatani akses petani terhadap pupuk, benih, dan pestisida secara legal dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pengelolaan operasional, pemasaran, dan keuangan pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ritel sarana produksi pertanian tersebut, serta menilai kinerja dan keberlanjutan usahanya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan sepuluh petani pelanggan dan survei kepuasan pelanggan, sedangkan data sekunder bersumber dari laporan transaksi, penjualan, persediaan, dan pengeluaran yang tercatat pada aplikasi kasir Mini Stock Point of Sale (POS) serta pembukuan manual berbasis Excel sepanjang periode Januari-Desember 2025. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengintegrasikan kerangka Business Model Canvas, bauran pemasaran, dan analisis titik impas (break-even point). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Botani mampu menjaga profitabilitas secara konsisten sepanjang tahun, dengan margin laba kotor rata-rata 7-10% dari omzet bulanan dan tanpa kerugian pada bulan mana pun, didukung oleh manajemen persediaan berbasis aplikasi kasir digital, kepatuhan legalitas usaha, serta loyalitas pelanggan yang tinggi pada aspek lokasi dan kelengkapan produk. Realisasi penjualan bulanan berada jauh di atas titik impas, mengindikasikan struktur biaya yang sehat, meskipun kepuasan pelanggan pada aspek harga dan layanan masih memerlukan perbaikan. Penelitian ini memberi implikasi praktis bagi pengelolaan UMKM sektor agribisnis serupa yang beroperasi di bawah sistem distribusi yang diatur pemerintah.
Kata Kunci: UMKM; Ritel Sarana Produksi Pertanian; Pupuk Bersubsidi; Literasi Keuangan; Studi Kasus
Abtrak (Bhs. Inggris)The distribution of subsidized fertilizer at the village level still faces challenges such as shortages, delays, and misallocation, which affect agricultural productivity and farmers' well-being. Toko Botani serves as an official Recipient of Subsidized Fertilizer at the Delivery Point (PPTS) in Prupuk Selatan Village, Tegal Regency, bridging farmers' access to legally distributed and affordable fertilizers, seeds, and pesticides. This study aims to analyze the operational, marketing, and financial management practices of this micro, small, and medium enterprise (MSME) engaged in agricultural input retail, and to assess its performance and sustainability. The study employs a qualitative approach using a single case study method. Primary data were obtained through semi-structured interviews with ten farmer-customers and a customer satisfaction survey, while secondary data were drawn from transaction, sales, inventory, and expense reports recorded in the Mini Stock Point of Sale (POS) application and manual Excel-based bookkeeping covering January-December 2025. The analysis was conducted descriptively and qualitatively, integrating the Business Model Canvas, the marketing mix, and break-even point analysis. The results show that Toko Botani maintained consistent profitability throughout the year, with an average gross profit margin of 7-10% of monthly revenue and no monthly losses, supported by digital point-of-sale-based inventory management, business legal compliance, and high customer loyalty regarding location and product completeness. Monthly sales realization remained well above the break-even point, indicating a healthy cost structure, although customer satisfaction with pricing and service still requires improvement. This study offers practical implications for the management of similar agribusiness MSMEs operating under government-regulated distribution systems.
Keywords: SMEs; Agricultural Input Retail; Subsidized Fertilizer; Financial Literacy; Case Study
Kata kunciSMEs; Agricultural Input Retail; Subsidized Fertilizer; Financial Literacy; Case Study
Pembimbing 1Rini Widiadingsih ., SE.,M.Acc., Ak
Pembimbing 2Prof. Dr. Eko Suyono,SE,MSi, Ak, CA, CPA
Pembimbing 3Dra.Atiek Sri Purwati, SE,MSi, Ak,CA
Tahun2026
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2026-07-30 17:35:08.63501
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.