Artikel Ilmiah : C1B022014 a.n. MAYANG PALUPI

Kembali Update Delete

NIMC1B022014
NamamhsMAYANG PALUPI
Judul ArtikelPengaruh Semangat Kewirausahaan (EP) dan Kreativitas (C) terhadap Niat Berwirausaha (EI): Dimediasi oleh Efikasi Diri Kewirausahaan (ESE) dan Dimoderasi oleh Dukungan Sosial (SS)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tingginya tingkat pengangguran lulusan perguruan tinggi di Indonesia menunjukkan perlunya peningkatan minat dan niat mahasiswa untuk berwirausaha. Faktor psikologis seperti semangat kewirausahaan, kreativitas, dan efikasi diri kewirausahaan berperan penting dalam pembentukan niat berwirausaha. Namun, mekanisme hubungan antar faktor tersebut, terutama dalam konteks sosial-budaya Indonesia, yang meliputi dukungan sosial sebagai variabel moderasi, masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh semangat kewirausahaan dan kreativitas terhadap niat berwirausaha dengan efikasi diri kewirausahaan sebagai variabel mediasi dan dukungan sosial sebagai variabel moderasi pada mahasiswa FEB Unsoed, serta berkontribusi dalam memperluas model penelitian yang sudah ada dengan menambahkan variabel moderasi dukungan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 123 responden, kemudian dianalisis menggunakan metode PLS-SEM dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan dan kreativitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha dan efikasi diri kewirausahaan. Selain itu, efikasi diri kewirausahaan juga terbukti berpengaruh positif terhadap niat berwirausaha. Sementara itu, efikasi diri kewirausahaan mampu memediasi kreativitas terhadap niat berwirausaha, namun efikasi diri kewirausahaan tidak mampu memediasi pengaruh semangat kewirausahaan terhadap niat berwirausaha, serta dukungan sosial tidak memoderasi hubungan antara efikasi diri kewirausahaan dan niat berwirausaha. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal, khususnya semangat kewirausahaan dan efikasi diri kewirausahaan, memiliki peran yang lebih dominan dalam membentuk niat berwirausaha mahasiswa dibandingkan faktor eksternal. Selain itu, temuan ini mendukung teori TPB dan SCT, yang menunjukkan semakin tinggi semangat dan efikasi diri yang dimiliki mahasiswa, maka semakin kuat pula niat mereka untuk menjadi wirausahawan. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki antusiasme tinggi terhadap kewirausahaan serta kemampuan berpikir kreatif cenderung lebih percaya diri dalam menjalankan usaha, sehingga mendorong terbentuknya niat berwirausaha yang lebih kuat. Implikasi praktisnya, mahasiswa perlu diberikan pengalaman langsung dan pelatihan untuk meningkatkan semangat, kreativitas, serta efikasi diri agar lebih siap dan termotivasi merealisasikan niat berwirausaha di masa depan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The high unemployment rate among college graduates in Indonesia highlights the need to increase students’ interest in and intention to become entrepreneurs. Psychological factors such as entrepreneurial passion, creativity, and entrepreneurial self-efficacy play a crucial role in shaping entrepreneurial intention. However, the mechanisms underlying the relationships among these factors—particularly within the Indonesian sociocultural context, which includes social support as a moderating variable—require further investigation. This study aims to analyze the influence of entrepreneurial passion and creativity on entrepreneurial intention, with entrepreneurial self-efficacy as the mediating variable and social support as the moderating variable, among students at the FEB Unsoed. The study employed a quantitative approach, collecting data via a questionnaire from 123 respondents, which was then analyzed using PLS-SEM with the assistance of SmartPLS 4. The results indicate that entrepreneurial passion and creativity have a positive and significant effect on entrepreneurial intention and entrepreneurial self-efficacy. Furthermore, entrepreneurial self-efficacy was also found to have a positive effect on entrepreneurial intention. Meanwhile, entrepreneurial self-efficacy mediates the effect of creativity on entrepreneurial intention; however, entrepreneurial self-efficacy does not mediate the effect of entrepreneurial passion on entrepreneurial intention, and social support does not moderate the relationship between entrepreneurial self-efficacy and entrepreneurial intention. These findings suggest that internal factors, particularly entrepreneurial passion and entrepreneurial self-efficacy, play a more dominant role in shaping students’ entrepreneurial intentions compared to external factors. Furthermore, these findings support the TPB and SCT theories, which indicate that the higher students’ enthusiasm and self-efficacy, the stronger their intention to become entrepreneurs. This suggests that students who are highly enthusiastic about entrepreneurship and possess creative thinking skills tend to be more confident in running a business, thereby fostering a stronger entrepreneurial intention. In practical terms, students need to be provided with hands-on experience and training to enhance their enthusiasm, creativity, and self-efficacy so that they are better prepared and motivated to realize their entrepreneurial intentions in the future.
Kata kuncisemangat kewirausahaan, kreativitas, niat berwirausaha, efikasi diri kewirausahaan, dukungan sosial
Pembimbing 1Retno Kurniasih, S. E, M. Si
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman146
Tgl. Entri2026-07-29 11:45:51.985277
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.