Artikel Ilmiah : F1G022022 a.n. DIANDRA PUTRI AULIA
| NIM | F1G022022 |
|---|---|
| Namamhs | DIANDRA PUTRI AULIA |
| Judul Artikel | Intelligence Collaboration in Our Eyes Initiative: A Case Study in Overcoming the Threat of Terrorism in Southeast Asia 2018-2024 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa Our Eyes Initiative (OEI), sebagai mekanisme kerja sama intelijen ASEAN, belum sepenuhnya berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan kerja sama intelijen regional untuk mengatasi ancaman terorisme di Asia Tenggara pada periode 2018–2024. Meskipun OEI dibentuk sebagai respons kolektif negara-negara ASEAN terhadap ancaman jaringan terorisme lintas batas, sejumlah insiden pasca pembentukannya, seperti pengeboman Gereja di Surabaya (2018) dan pengeboman Katedral Jolo (2019), menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan institusional dan hasil operasional di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengandalkan data sekunder yang bersumber dari dokumen resmi ASEAN, literatur akademik, serta pemberitaan media, yang dianalisis melalui analisis dokumen, studi kasus, dan analisis wacana. Dengan menggunakan Regional Security Complex Theory (RSCT) dari Barry Buzan dan Ole Wæver sebagai kerangka analisis, penelitian ini berargumen bahwa OEI mencerminkan adanya interdependensi keamanan regional yang didorong oleh amity yang tinggi antarnegara ASEAN, namun kerja sama yang dihasilkan tetap bersifat dangkal dan berbasis koordinasi, bukan integrasi penuh. Temuan penelitian mengidentifikasi tiga faktor utama yang membatasi efektivitas OEI: rendahnya tingkat kepercayaan antar negara dalam berbagai intelijen sensitif, kesenjangan kapasitas teknologi dan birokrasi antar negara anggota, serta prinsip non-intervensi ASEAN yang membatasi kedalaman kolaborasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa OEI merupakan langkah awal yang penting dalam memperkuat kerja sama intelijen regional, tetapi pencapaian tujuannya secara penuh masih terkendala oleh faktor kepercayaan, kapasitas, dan norma kedaulatan yang mengakar dalam struktur ASEAN. Kata kunci: Our Eyes Initiative, kerja sama intelijen, ASEAN, terorisme, Regional Security Complex Theory |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study examines why the ASEAN Our Eyes Initiative (OEI), a regional intelligence cooperation mechanism, has not fully achieved its objective of strengthening intelligence collaboration against terrorism in Southeast Asia between 2018 and 2024. Although OEI was established as a collective response to transnational terrorist threats, post-establishment incidents such as the 2018 Surabaya church bombings and the 2019 Jolo Cathedral bombing reveal a persistent gap between the initiative's institutional design and its operational outcomes. Using a qualitative descriptive method, this research draws on secondary data from official ASEAN documents, academic literature, and media sources, analyzed through document analysis, case study examination, and discourse analysis. Applying Regional Security Complex Theory (RSCT) as developed by Barry Buzan and Ole Wæver, the study argues that OEI reflects genuine security interdependence among ASEAN states, underpinned by a high degree of amity, yet the resulting cooperation remains shallow and coordination based rather than fully integrated. The findings identify three interlocking constraints limiting OEI's effectiveness: limited trust among member states in sharing sensitive intelligence, disparities in technological and bureaucratic capacity, and ASEAN's non-intervention principle, which restrains deeper collaboration. The study concludes that OEI represents an important first step in regional intelligence cooperation, but its full potential remains constrained by trust deficits, capacity gaps, and the enduring norm of sovereignty within ASEAN. Keywords: Our Eyes Initiative, intelligence cooperation, ASEAN, terrorism, Regional Security Complex Theory |
| Kata kunci | Our Eyes Initiative, intelligence cooperation, ASEAN, terrorism, Regional Security Complex Theory |
| Pembimbing 1 | Nuriyeni Kartika Bintarsari, Ph.D |
| Pembimbing 2 | M. Musa Al Hasyim, M.Si |
| Pembimbing 3 | Ayusia Sabhita Kusuma, M.Soc.Sc |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 45 |
| Tgl. Entri | 2026-07-29 11:37:17.0968 |