Artikel Ilmiah : A1F022006 a.n. FAJRI DWI ULFANI

Kembali Update Delete

NIMA1F022006
NamamhsFAJRI DWI ULFANI
Judul ArtikelEvaluasi Penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) Pada UMKM Grubi Ubi Pawone Mboke Di Desa Babakan, Kecamatan Karanglewas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) pada industri rumah
tangga pangan merupakan upaya penting dalam menjamin mutu dan keamanan
pangan. UMKM Grubi Ubi Pawone Mboke sebagai produsen grubi ubi masih
menghadapi beberapa ketidaksesuaian dalam penerapan GMP, seperti pada aspek
fasilitas produksi, higiene karyawan, sanitasi lingkungan, dan penyimpanan produk
yang berpotensi memengaruhi mutu serta keamanan pangan. Penelitian ini
bertujuan untuk 1) mengkaji kondisi penerapan GMP, 2) mengidentifikasi aspek
yang telah sesuai maupun yang belum sesuai dengan standar yang berlaku, serta 3)
memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan jaminan mutu produk
grubi ubi.
Kegiatan penelitian dilaksanakan di UMKM Grubi Ubi Pawone Mboke,
Desa Babakan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, selama empat
bulan yaitu Desember 2025 hingga April 2026. Metode yang digunakan adalah
metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Data diperoleh melalui
observasi, wawancara, dokumentasi, dan pemeriksaan menggunakan checklist
GMP yang mengacu pada pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik
(CPPOB). Tahapan penelitian meliputi identifikasi kondisi awal, analisis
ketidaksesuaian, penyusunan dan implementasi rekomendasi perbaikan, serta
evaluasi akhir melalui pemeriksaan ulang menggunakan checklist GMP.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal penerapan GMP pada
UMKM Grubi Ubi Pawone Mboke berada pada Level IV dengan beberapa
ketidaksesuaian pada aspek bangunan dan fasilitas produksi, higiene karyawan,
sanitasi, penyimpanan, dan pengawasan proses. Hasil identifikasi menunjukkan
beberapa aspek GMP telah sesuai, seperti lokasi dan lingkungan produksi,
penyediaan air bersih, sebagian fasilitas sanitasi, peralatan, dan pencatatan. Namun,
masih diperlukan perbaikan pada tata letak bangunan, pengawasan internal, dan
pelatihan keamanan pangan. Implementasi rekomendasi perbaikan selama
penelitian mampu meningkatkan kebersihan lingkungan produksi, fasilitas sanitasi,
sistem penyimpanan, serta kesadaran karyawan terhadap keamanan pangan.
Evaluasi akhir menunjukkan bahwa tingkat penerapan GMP meningkat dari Level
IV menjadi Level III, yang menunjukkan adanya peningkatan kesesuaian terhadap
persyaratan GMP dan mendukung peningkatan mutu serta keamanan produk grubi
ubi secara berkelanjutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The implementation of Good Manufacturing Practices (GMP) in the
household food industry is a crucial effort in ensuring food quality and safety. Grubi
Ubi Pawone Mboke, an MSME that produces grubi ubi, still faces several non-
conformities in its GMP implementation such as in production facilities, employee
hygiene, environmental sanitation, and product storage which have the potential to
affect food quality and safety. This study aims to 1) assess the status of GMP
implementation, 2) identify aspects that comply with and those that do not meet
applicable standards, and 3) provide recommendations for improvement to enhance
the quality assurance of Grubi Ubi products.
The research was conducted at the Grubi Ubi Pawone Mboke MSME in
Babakan Village, Karanglewas Subdistrict, Banyumas Regency, over a four-month
period from December 2025 to April 2026. A descriptive method with an
observational approach was used. Data were collected through observation,
interviews, documentation, and inspections using a GMP checklist based on the
Good Manufacturing Practices for Processed Foods (CPPOB) guidelines. The
research stages included identifying the initial conditions, analyzing
nonconformities, developing and implementing improvement recommendations,
and conducting a final evaluation through a re-inspection using the GMP checklist.
The research results show that the initial status of GMP implementation at
the Grubi Ubi Pawone Mboke MSME was at Level IV, with several non-
conformities in the areas of production buildings and facilities, employee hygiene,
sanitation, storage, and process control. The results of the assessment showed that
several aspects of GMP were in compliance, such as the production site and
environment, the supply of clean water, some sanitation facilities, equipment, and
record-keeping. However, improvements are still needed in building layout, internal
monitoring, and food safety training. The implementation of improvement
recommendations during the study improved the cleanliness of the production
environment, sanitation facilities, and storage systems, as well as employee
awareness of food safety. The final evaluation showed that the GMP implementation
level increased from Level IV to Level III, indicating improved compliance with
GMP requirements and supporting the continuous improvement of the quality and
safety of Grubi Ubi products.
Kata kunciGood Manufacturing Practice (GMP)
Pembimbing 1Dr. Rumpoko Wicaksono, S.P., M.P.
Pembimbing 2Nur Wijayanti, S.TP., M.P.
Pembimbing 3-
Tahun2022
Jumlah Halaman139
Tgl. Entri2026-07-24 20:31:38.155885
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.