Artikel Ilmiah : G1D009043 a.n. RISTINA FAUZIA HERNANINGRUM

Kembali Update Delete

NIMG1D009043
NamamhsRISTINA FAUZIA HERNANINGRUM
Judul ArtikelHUBUNGAN PEMANFAATAN PUSAT INFORMASI DAN KONSELING KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA “GIBITA” DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI DESA REMPOAH KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual yang dapat dipengaruhi oleh banyak hal. Adanya program KRR dimaksudkan untuk membantu remaja agar terhindar dari risiko TRIAD-KRR (Seksualitas, HIV dan AIDS, dan Napza). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemanfaatan pusat informasi dan konseling kesehatan reproduksi remaja (PIK KRR) “GIBITA” dengan perilaku seksual pada remaja di desa rempoah kabupaten banyumas. Penelitian ini menggunakan motede kuantitatif non-eksperimental desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi anggota PIK KRR GIBITA berjumlah 60 orang, secara purposive sampling diambil 34 orang. Analisa data dilakukan dengan uji statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan dalam pemanfaatan PIK KRR, 26 responden (76,5%) masuk kategori baik dan 8 responden (23,5%) kategori cukup. Responden berperilaku seksual sangat rendah dan rendah 3 responden (8,8%) , berperilaku seksual sedang dan tinggi 12 responden (35,3%), dan berperilaku seksual sangat tinggi 4 orang (11,8%). Hasil analisii uji satatistik Rank Spearman memunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara pemanfaatan PIK KRR dengan perilaku seksual remaja. Tidak ada hubungan signifikan antara pemanfaatan PIK KRR “GIBITA” dengan perilaku seksual remaja di Desa Rempoah Kabupaten Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)The sexual behavior is all of the behavior that supported by sexual desire that can influence by a lot of things. The adolescent reproduction health (KRR) program is intended to help the adolescent spared from the TRIAD-KRR (Sexuality, HIV and AIDS, and Napza) risk. This study aims to understand the correlation of the information center utilization and the counseling of adolescent reproduction health (PIK KRR) “GIBITA” between the sexual behavior of the adolescent in Desa Rempoah Kabupaten Banyumas. This study used quantitative non-experimental analytic design of research correlation between the approaching cross sectional. The population of PIK KRR GIBITA are 60 peoples, choose by purposive sampling took 34 peoples. The data analysis did by the statistics experiment of Rank Spearman. The result of research points out the utilization of PIK KRR, 26 respondents (76,5%) include in good category and 8 respondents (23,5%) include in enough category. The respondent that have the lower sexual behavior and low 3 respondents (8,8%), the average sexual behavior and high 12 respondents (35,3%), and the higher sexual behavior 4 respondents (11,8%). The result of Rank Spearman’s statistics experiment represent that there are no significant correlation between the utilization of PIK KRR with the adolescent sexual behavior. There is no significant correlation between the utilization PIK KRR “GIBITA” with the adolescent sexual behavior in Desa Rempoah Kabupaten Banyumas.
Kata kunciPemanfaatan PIK KRR, Perilaku Seksual, Remaja
Pembimbing 1Endang Triyanto, S.Kep., M.Kep.
Pembimbing 2Fajar Tri Asih, S.Kep. Ns.,MM.
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.