Artikel Ilmiah : D1A022182 a.n. ULFAH ARYANI

Kembali Update Delete

NIMD1A022182
NamamhsULFAH ARYANI
Judul ArtikelPengaruh Perbedaan Umur Ayam Niaga Petelur Hy-Line Brown
terhadap Egg Mass dan Efisiensi Penggunaan Pakan di Hanan Farm
Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)Umur ayam niaga petelur menjadi salah satu faktor yang
memengaruhi performa produksi, termasuk egg mass dan efisiensi penggunaan
pakan (EPP). Perbedaan umur ayam dapat menyebabkan perubahan kemampuan
produksi telur dan pemanfaatan pakan sehingga berpengaruh terhadap efisiensi
produksi. Oleh karena itu, diperlukan kajian mengenai pengaruh umur ayam niaga
petelur terhadap egg mass dan EPP.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbedaan umur ayam
niaga petelur Hy-Line Brown terhadap egg mass dan efisiensi penggunaan pakan
(EPP) sehingga dapat diperoleh informasi mengenai umur yang menghasilkan
performa produksi terbaik di Hanan Farm.
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2025 di Hanan Farm,
yang berlokasi di Desa Pengadegan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten
Purbalingga, Jawa Tengah. Materi yang digunakan adalah 10.871 ekor ayam niaga
petelur strain Hy-Line Brown. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok
(RAK) dengan empat perlakuan umur, yaitu 24 minggu (P1), 52 minggu (P2), 65
minggu (P3), dan 87 minggu (P4), serta tujuh ulangan. Parameter yang diamati
meliputi Egg Mass dan efisiensi penggunaan pakan (EPP). Data dianalisis
menggunakan analisis variansi (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata
Jujur (BNJ).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan umur ayam niaga petelur
berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap egg mass dan EPP. Nilai egg mass
tertinggi diperoleh pada P2 (52 minggu) sebesar 59,14 g/ekor/hari, namun tidak
berbeda nyata dengan P3 (65 minggu) sebesar 56,61 g/ekor/hari. Nilai EPP tertinggi
juga diperoleh pada P2 sebesar 48,57%, sedangkan nilai terendah diperoleh pada P1
sebesar 41,98%.
Perbedaan umur ayam niaga petelur Hy-Line Brown berpengaruh
terhadap egg mass dan efisiensi penggunaan pakan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa umur 52 minggu memberikan performa produksi terbaik sehingga
informasi ini dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusanmanajemen pemeliharaan untuk meningkatkan efisiensi produksi pada usaha ayam niaga petelur.
Abtrak (Bhs. Inggris)The age of commercial laying hens is one of the factors influencing
production performance, including egg mass and feed efficiency (EPP). Differences
in hen age can lead to changes in egg production and feed utilization, thus affecting
production efficiency. Therefore, a study is needed to examine the effect of laying
hen age on egg mass and EPP.
This study aimed to examine the effect of Hy-Line Brown laying hens'
age on egg mass and feed efficiency (EPP) to determine the age at which the best
production performance is achieved at Hanan Farm.
This study was conducted on October 23, 2025, at Hanan Farm, located in
Pengadegan Village, Pengadegan District, Purbalingga Regency, Central Java. The
sample used was 10,871 Hy-Line Brown commercial laying hens. The study used a
Randomized Block Design (RBD) with four age 24 weeks (P1), 52 weeks
(P2), 65 weeks (P3), and 87 weeks (P4), with seven replications. Observed parameters
included egg mass and feed utilization efficiency (EPP). Data were analyzed using
analysis of variance (ANOVA) followed by an Honestly Significant Difference (HSD)
test.
The study showed that differences in the age of laying hens had a highly
significant effect (P<0.01) on egg mass and EPP. The highest egg mass value was
obtained in P2 (52 weeks) at 59.14 g/bird/day, but was not significantly different
from P3 (65 weeks) at 56.61 g/bird/day. The highest EPP value was also obtained
in P2 at 48.57%, while the lowest value was obtained in P1 at 41.98%.
Differences in the age of Hy-Line Brown laying hens affected egg mass
and feed utilization efficiency. The results of the study indicate that 52 weeks of age
provides the best production performance, so this information can be used as a basis
for making management decisions to improve production efficiency in laying hen
farming.
Kata kunciKata kunci: Ayam Niaga Petelur, Efisiensi Penggunaan Pakan, Egg Mass, Hy-Line Brown, Umur.
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Rosidi, M.P.,IPU
Pembimbing 2Dr. Tri Rachmanto Prihambodo, S.Pt.M.Si
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2026-07-14 10:15:44.590224
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.