Artikel Ilmiah : G1F009003 a.n. AYU FITRYANITA

Kembali Update Delete

NIMG1F009003
NamamhsAYU FITRYANITA
Judul ArtikelKETOKSIKAN AKUT KOMBINASI EKSTRAK TEMULAWAK, KUNYIT, DAN JAHE MERAH
PADA MENCIT BETINA GALUR Balb/C
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ekstrak kombinasi Curcuma xanthorrhiza, Curcuma longa, dan Zingiber officinale var. rubrum telah terbukti memiliki aktivitas sebagai nefroprotektor, kardioprotektor, dan mieloprotektor. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji toksisitas akut untuk mengetahui keamanan kombinasi ekstrak tersebut.
Penelitian ini menggunakan 25 ekor mencit Balb/C betina berumur 2-3 bulan dan berat 20-30 g yang dibagi menjadi 5 kelompok dan terdiri dari 5 hewan. Kelompok kontrol diberi Na-CMC 1,5% sedangkan kelompok perlakuan diberi kombinasi ekstrak masing-masing 2000; 2714; 3683, dan 4998 mg/kgBB yang diamati selama 14 hari. Data dianalisis dengan uji Kolmogorov-Smirnov, one way ANOVA, dan Tukey HSD.
Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak tersebut tidak menyebabkan munculnya gejala toksisitas klinis dengan nilai LD50 >4998 mg/kgBB. Kombinasi ekstrak menurunkan berat badan secara signifikan pada hari ke-2. Pada dosis 3683 mg/kgBB terjadi peningkatan kadar AST dan ALT, sedangkan pada dosis 4998 mg/kgBB hanya terjadi peningkatan kadar ALT. Hasil pemeriksaan histopatologi menunjukkan bahwa terjadi kerusakan hati pada setiap kelompok perlakuan. Kadar kreatinin serum serta berat organ ginjal dan hati tidak berbeda signifikan antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Hasil pemeriksaan histopatologi pada ginjal tidak ditemukan adanya kerusakan yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian kombinasi ekstrak ini pada dosis tinggi memiliki resiko terhadap kerusakan hati.
Abtrak (Bhs. Inggris)Combination extract of Curcuma xanthorrhiza, Curcuma longa, and Zingiber officinale var. rubrum has been shown activity as nephroprotector, cardioprotector, and myeloprotector. This study aims to conduct acute toxicity study to determine the safety of these extracts combination.
This study was used 25 female Balb/C mice 2-3 months old and weighing 20-30 g were divided into 5 groups and comprised 5 animals. The control group was given 1.5% Na-CMC while the treatment group was given extract combination respectively 2000; 2714; 3683, and 4998 mg/kgBW were observed for 14 days. The data were analyzed by Kolmogorov-Smirnov, one way ANOVA, and Tukey HSD test.
The results show that the extract combination did not cause toxicity clinical symptoms with LD50 >4998 mg/kgBW. The extract combination was reduced body weight significantly on 2nd day. At 3683 mg/kgBW there was an increase in AST and ALT levels, wheares at 4998 mg/kgBW there was an increase in ALT levels. Histopathological showed that liver damage occur in treatment group. Serum creatinine levels, kidney and liver weight showed no significant change. Histopathological of the kidneys did not reveal significant damage. Based on the result, the administration of this extract combination at high doses have a risk at liver damage.
Kata kuncitoksisitas akut, C. xanthorrhiza, C. longa, Z. officinale var. rubrum, mencit Balb/C betina
Pembimbing 1Heny Ekowaty, M.Sc., Apt.
Pembimbing 2Esti Dyah Utami, M.Sc., Apt.
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.