Artikel Ilmiah : A1A006029 a.n. ARIF AMINUDIN

Kembali Update Delete

NIMA1A006029
NamamhsARIF AMINUDIN
Judul ArtikelPERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA GENOTIP PADI HIBRIDA
DI DUA LOKASI DENGAN KETINGGIAN TEMPAT YANG BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Peningkatan produksi padi dalam rangka ketahanan pangan nasional dapat
dilakukan melalui pengembangan padi hibrida dan padi varietas unggul. Salah
satu tahap dalam pengembangan suatu varietas unggul baru adalah uji multilokasi.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui perbedaan pertumbuhan dan hasil
genotip padi di dua lokasi dengan ketinggian tempat yang berbeda 2) Mengetahui
lokasi yang sesuai bagi pertumbuhan tanaman padi dan genotip padi yang berdaya
hasil paling tinggi. Rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok
(RAK). Materi percobaan antara lain: 10 genotip padi hibrida introduksi SW 828,
SW 901, SW 905, SW 804, SW 822, SW 32, SW 836, SW 1007, SW 1005, SW
82 dan 3 varietas pembanding Ciherang, Cigeulis, dan Intani-2 yang ditanam pada
dua lokasi berbeda. Berdasarkan keragaan hasil diperoleh satu dari 10 genotip
yang diuji yaitu genotip SW 905 yang dapat dipertimbangkan untuk dijadikan
sebagai calon varietas unggul dan diusulkan untuk dilepas. Genotip SW 905
mampu beradaptasi dan stabil pada lokasi Cilongok maupun Purwokerto dengan
hasil gabah kering giling tertinggi pada lokasi lokasi Cilongok sebesar 8,25
ton/ha dan pada lokasi Purwokerto sebesar 7,95 ton/ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)Increase rice production in order to national food security can be done
through the development of hybrid rice varieties and rice. One of the stages in the
development of new varieties is a multilocation trials. This study aims to 1) Know
the difference in growth and yield of rice genotypes in two locations with different
altitude 2) Determine the appropriate location for the growth of rice plants and
rice genotypes highest yielding. The design used was a randomized block design
(RAK). Experimental materials include: the introduction of hybrid rice genotypes
10 SW 828, SW 901, SW 905, SW 804, SW 822, SW 32, SW 836, SW 1007, SW
1005, SW 82 and 3 check varieties Ciherang, Cigeulis, and Intani-2 were grown
in two different locations. Based on the variability of the results obtained from the
10 genotypes were tested, namely genotype SW 905 which can be considered to be
a candidate varieties and is proposed to be removed. 905 SW genotype is able to
adapt and stable on the location and Purwokerto Cilongok with the highest grain
yield of dry milled at the site location Cilongok of 8.25 tons/ ha and the location
of Navan amounting to 7.95 tons/ ha.
Kata kunciPadi hibrida, genotipe, ketinggian tempat
Pembimbing 1Ir. Tridjoko Agustono, MP
Pembimbing 2Khavid Faozi, SP., MP
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.