Artikel Ilmiah : C1A009117 a.n. KURNIA RIZQI SEPTIANI
| NIM | C1A009117 |
|---|---|
| Namamhs | KURNIA RIZQI SEPTIANI |
| Judul Artikel | PENDAPATAN DAN KONSUMSI SERTA TINGKAT KESEJAHTERAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI ALUN-ALUN KEBUMEN KABUPATEN KEBUMEN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | RINGKASAN Penelitian ini berjudul “Pendapatan dan Konsumsi serta Tingkat Kesejahteraan Pedagang Kaki Lima di Alun-alun Kebumen Kabupaten Kebumen”. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan jam kerja, modal awal, umur, pendidikan dan lama usaha terhadap pendapatan bersih pedagang kaki lima (PKL), untuk mengetahui sumbangan pendapatan PKL terhadap pendapatan keluarga PKL, untuk mengetahui pemenuhan kebutuhan hidup dan tingkat kesejahteraan keluarga PKL di alun-alun Kebumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan metode pengambilan sampel Simple Random Sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 80 responden. Alat analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan pertama digunakan analisis tabulasi silang dan di uji menggunakan uji Chi Square, tujuan kedua analisis kontribusi, tujuan ketiga digunakan analisis APC (Average Propensity to Consume) dan untuk menjawab tujuan terakhir digunakan analisis KHL (Kebutuhan Hidup Layak) yang ditetapkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kebumen bulan Februari 2013. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa faktor yang mempunyai hubungan terhadap pendapatan bersih PKL adalah jam kerja, modal awal dan umur, sedangkan lama usaha dan tingkat pendidikan tidak mempunyai hubungan terhadap pendapatan bersih yang diterima PKL di alun-alun Kebumen. Besarnya kontribusi pendapatan PKL terhadap pendapatan keluarga PKL di alun-alun Kebumen cukup besar yaitu sebesar 84 persen. Pendapatan keluarga PKL di alun-alun Kebumen cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dengan sebagian besar Nilai APC keluarga PKL di alun-alun Kebumen kurang dari satu dan untuk tingkat kesejahteraan keluaraga PKL di alun-alun Kebumen sebagian besar belum sejahtera yaitu sebanyak 81,25 persen karena pendapatan perkapitanya masih dibawah standar KHL yang ditetapkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kebumen kabupaten Kebumen bulan Februari yaitu sebesar Rp 899.954,87. Implikasi dari penelitian ini adalah dengan adanya hubungan antara jam kerja, modal awal dan umur terhadap pendapatan bersih per bulan yang diterima pedagang kaki lima di alun-alun Kebumen, hendaknya pedagang dapat menambah jam kerja dan modal dalam upaya meningkatan pendapatan pedagang kaki lima di alun-alun Kebumen. Berprofesi sebagai pedagang kaki lima di alun-alun Kebumen bagi responden merupakan pekerjaan utama. Selain itu, sebaiknya responden dapat mengalokasikan sebaik mungkin pendapatan keluarga yang diperoleh untuk pengeluaran konsumsi keluarganya dan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga PKL di alun-alun Kebumen yaitu dengan mencari pendapatan dari sumber lain untuk menambah pendapatan keluarganya. . |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT The research objective is to determine correlation of work hours, initial capital, age, education, and enterprise term toward street vendors net income (PKL), to determine street vendors income contribution to street vendors household income, and to determine fulfillment of living needs and welfare of street vendors family in The Kebumen Town Square. The number of respondents in this study was 80 respondents. The results from this research, the factors that have a correlation to the net income of street vendors are work hours, initial capital and age, while enterprise term and education level have not correlation to net income that received by street vendors in the Kebumen Town Square. The amount of street vendors income contribution to household income in Kebumen town square is large enough by 84 percent. Household income of street vendors in the Kebumen town square are enough to fulfill family living needs with the most APC scores street vendors families in the Kebumen town square less than one and for the family welfare of street vendors have not prosperous largely by 81.25 percent because their per capita income is still below the standard of KHL that set by Agency of Manpower and Transmigration Kebumen regency on last February by Rp 899,954.87. The implication of this research there are correlation between work hours, initial capital, and age toward the net income received per month by street vendors in the Kebumen town square, and the street vendors should be able to increase the work hours and capital in order to increase street vendors income in the Kebumen town square. Working as street vendors in the Kebumen town square for respondents are their main job. In addition, respondents should be able to allocate as possible their family income that received for their family consumption that spending and to improve family welfare of street vendors in the Kebumen town square they should find another income for increase family income |
| Kata kunci | Pendapatan, Kontribusi, Konsumsi, Kesejahteraan |
| Pembimbing 1 | Dra. Nunik Kadarwati, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Sudjarwanto, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dra. Dijan Raharjuni, M.Si |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |