Artikel Ilmiah : D1A022055 a.n. TEGAR IMANULLAH
| NIM | D1A022055 |
|---|---|
| Namamhs | TEGAR IMANULLAH |
| Judul Artikel | Pengaruh Mikroklimat Kandang Terhadap Pertambahan Bobot Badan dan Keseragaman Ayam Parent Stock Umur 11 Minggu |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Mikroklimat kandang yang meliputi suhu dan kelembaban merupakan faktor penting dalam pemeliharaan ayam parent stock. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi mikroklimat kandang serta mengevaluasi perbedaan pertambahan bobot badan (PBB) dan keseragaman ayam parent stock umur 11 minggu pada kelompok suhu yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di PT Japfa Comfeed Unit Cipunagara 1 pada bulan Agustus hingga November 2024 menggunakan 6 kandang (kandang 3–8). Pengukuran suhu dilakukan pada setiap kandang, kemudian dikelompokkan menjadi suhu tinggi dan suhu rendah. Data performa ayam jantan dan betina dianalisis secara deskriptif dan diuji menggunakan uji t dua sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu kandang berkisar antara 28,20–28,53°C (rendah) dan 30,21–31,50°C (tinggi). Rata-rata PBB jantan pada suhu tinggi sebesar 100,33 ± 2,52 g dan suhu rendah sebesar 171,00 ± 10,54 g, sedangkan pada betina masing-masing sebesar 94,33 ± 1,53 g dan 143,00 ± 10,54 g. Keseragaman pada ayam jantan pada suhu tinggi sebesar 76,91 ± 1,43% dan suhu rendah sebesar 81,68 ± 0,14%, sedangkan pada betina masing-masing sebesar 80,98 ± 0,59% dan 86,91 ± 0,53%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perbedaan suhu kandang memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap PBB dan uniformity ayam. Kesimpulannya, peningkatan suhu kandang di atas kisaran optimal dapat menurunkan pertumbuhan dan keseragaman ayam parent stock umur 11 minggu akibat cekaman panas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This Microclimate conditions, including temperature and humidity, are important factors in the management of parent stock chickens. This study aimed to analyze the microclimate conditions of poultry houses and to evaluate the differences in body weight gain (BWG) and uniformity of 11-week-old parent stock chickens under different temperature groups. The study was conducted at PT Japfa Comfeed Unit Cipunagara 1 from August to November 2024 using six houses (house 3–8). Temperature measurements were carried out in each house and then classified into high and low temperature groups. The performance data of male and female chickens were analyzed descriptively and tested using an independent sample t-test. The results showed that house temperatures ranged from 28.20–28.53°C (low) and 30.21– 31.50°C (high). The average BWG of males in the high-temperature group was 100.33 ± 2.52 g and in the low-temperature group was 171.00 ± 10.54 g, while in females it was 94.33 ± 1.53 g and 143.00 ± 10.54 g, respectively. The uniformity of males in the high-temperature group was 76.91 ± 1.43% and in the low-temperature group was 81.68 ± 0.14%, while in females it was 80.98 ± 0.59% and 86.91 ± 0.53%, respectively. Statistical analysis showed that temperature differences had a highly significant effect (P<0.01) on BWG and uniformity. In conclusion, higher house temperatures above the optimal range can reduce growth performance and uniformity of 11-week-old parent stock chickens due to heat stress. |
| Kata kunci | Mikroklimat, suhu, pertambahan bobot badan, uniformitas, ayam parent stock. |
| Pembimbing 1 | Imam Suswoyo |
| Pembimbing 2 | Diana Indrasanti |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2026-05-04 21:43:20.5255 |