Artikel Ilmiah : C1B022004 a.n. RYFA RIZKIA KHAIRUNNISA

Kembali Update Delete

NIMC1B022004
NamamhsRYFA RIZKIA KHAIRUNNISA
Judul ArtikelPENGARUH KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DAN KESESUAIAN INDIVIDU DENGAN
ORGANISASI TERHADAP INTENTION TO STAY DENGAN KOMITMEN AFEKTIF SEBAGAI
VARIABEL MEDIASI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesejahteraan psikologis dan kesesuaian
individu dengan organisasi terhadap intention to stay dengan komitmen afektif sebagai
variabel mediasi pada pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten
Ciamis. Dengan karakteristik wilayah yang beragam, penelitian ini relevan untuk
menggambarkan dinamika kerja pendamping sosial. Menggunakan pendekatan kuantitatif
melalui survei terhadap 108 responden, data dianalisis dengan regresi berganda dan uji
mediasi causal step. Hasil menunjukkan kesejahteraan psikologis dan kesesuaian individu
dengan organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap komitmen afektif, yang selanjutnya
berpengaruh positif terhadap intention to stay. Komitmen afektif terbukti memediasi
hubungan tersebut, sehingga memperkuat keterikatan emosional pendamping terhadap
organisasi. Temuan ini menegaskan perlunya upaya peningkatan kesejahteraan psikologis
melalui pelatihan, konseling, dan dukungan lingkungan kerja, serta proses rekrutmen dan
orientasi yang selaras dengan nilai organisasi agar loyalitas dan keberlanjutan peran
pendamping sosial PKH di Kabupaten Ciamis semakin optimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to analyze the influence of psychological well-being and person–organization
fit on intention to stay, with affective commitment as a mediating variable among social
facilitators of the Family Hope Program (PKH) in Ciamis Regency. With diverse regional
characteristics encompassing both urban and rural areas, this research is relevant to illustrate
the dynamics of PKH facilitators’ work. Using a quantitative approach through a survey of 108
respondents, data were collected via questionnaires and analyzed using multiple regression
and causal step mediation tests. The results show that psychological well-being and person
organization fit have a positive and significant effect on affective commitment, which in turn
positively influences intention to stay. Affective commitment is proven to mediate this
relationship, thereby strengthening facilitators’ emotional attachment to the organization.
These findings highlight the need to enhance psychological well-being through training,
counseling, and workplace support, as well as recruitment and orientation processes aligned
with organizational values, to foster loyalty and ensure the sustainability of PKH facilitators’
roles in Ciamis Regency.
Kata kuncikesejahteraan psikologis, kesesuaian individu dengan organisasi, komitmen afektif, intention to stay, PKH Kabupaten Ciamis
Pembimbing 1Dr. Ratno Purnomo, S.E., M.Si.
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2026-05-04 13:48:57.997068
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.